Brand Ekonomi Syariah Maksimalkan Literasi Ke Masyarakat

Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah bekerja sama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, pada tahun 2020 ini menyelenggarakan Lomba Brand Ekonomi Syariah.

Kegiatan  ini masuk dalam rangkaian acara ISEF 2020 dengan mengajak partisipasi masyarakat luas untuk menciptakan Brand Ekonomi Syariah.

Menurut Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Manajemen Eksekutif KNEKS – Sutan Emir Hidayat, dengan Brand Ekonomi Syariah ini diharapkan nantinya akan mempermudah proses literasi dan edukasi masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

“Tujuan dari pembuatan Brand Ekonomi Syariah ini adalah guna memaksimalkan pengenalan ekonomi syariah kepada seluruh stakeholder,” papar Sutan Emir Hidayat dalam acara media briefing Lomba Brand Ekonomi Syariah KNEKS di Jakarta (16/9).

Sutan Emir lantas menuturkan latar belakang diselenggarakan Lomba Brand Ekonomi Syariah ini. Menurut Sutan Emir, pada tahun 2019 angka Indeks Literasi Ekonomi Syariah hanya sebesar 16,2% (sumber: BI) dan angka Indeks Literasi Keuangan Syariah hanya 8,9% (sumber: OJK).

“Hal ini menunjukkan bahwa tingkat awareness masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan Syariah masih sangat rendah dan jauh tertinggal,” tandas Sutan Emir.

Dengan memiliki brand ekonomi syariah, lanjut Sutan Emir, adalah hal penting, karena Indonesia adalah Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.  Terlebih lagi potensi  di dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air, termasuk industri halal, adalah sangat besar.

“Guna  memaksimalkan potensi  yang  sangat besar ini, maka diperlukan sebuah Brand Ekonomi Syariah, yang diharapkan dapat menyatukan seluruh stake holder ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” papar Sutan Emir lagi.

Dijelaskan oleh Sutan Emir, dalam penyelenggaraan dan pembentukan “Brand Ekonomi Syariah” ini dilaksanakan dengan metode sayembara (lomba) untuk mendapatkan satu pemenang dengan hasil logo terbaik.

Menurut Sutan Emir, Lomba Brand Ekonomi Syariah ini terbuka untuk umum.  Untuk pembukaan pendaftaran lomba dibuka sejak 25 Agustus 2020 dan batas pengumpulan karya hingga 27 September 2020 nanti. Selanjutnya untuk pengumuman pemenang akan disampaikan pada 16 Oktober 2020

 

More Stories
MUFG dan Danamon Berkomitmen  Dukung Pelajar-pelajar Asia Tenggara di Jepang