Pemerintah harus serius mendukung perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Pasalnya, sistem ekonomi Islam ini jauh lebih adil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Agar ekonomi syariah Indonesia tak kalah saing dengan negara lain, kata Marwah, pemerintah harus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dengan keberpihakannya. Yakni dengan serius menggerakkan berbagai instrumen syariah untuk pembangunan ekonomi syariah. Pemerintah harus serius mendorong tumbuhnya ekonomi syariah. Jika Malaysia bisa, maka tegas dia, Indonesia dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar dunia harus menjadi kiblat ekonomi syariah dunia juga.
Pemerintah, lanjut dia, harus memperbaiki diri melakukan koreksi kebijakan yang tidak pro terhadap perkembangan perbankan syariah. “Jangan berharap keuangan syariah dapat maju, kalau pemerintah hanya setengah hati mendukungnya. Ketika bank syariah bangun, maka perannya akan semakin besar. Terbukti sekarang saja tahan krisis,” ujarnya.
- BMM dan Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk 4.597 Penyintas Gempa NTT
- Pengajuan KPR iB Hijrah Baitullah Bank Muamalat lewat Website Kprhijrah.id
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Kembali Marwah menegaskan, bahkan perbankan syariah bisa dianggap sebagai ancaman bagi perbankan konvensional. Karena tidak bisa dielakkan kalau ternyata perbankan syariah merupakan harapan masa depan Indonesia. “Ekonomi syariah sangat efektif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

