Terdapat produk pemberdayaan ekonomi hasil pengelolaan ZISWAF yang dipamerkan pada ISEF 2019 yaitu; kopi MADAYA(Maju dan Berdaya ), Kopi Gayo dan Kopi Kahayya merupakan produk Kopi yang dihasilkan komunitas petani kopi binaan Dompet Dhuafa.
Menurut Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa – drg. Imam Rulyawan, MARS, wakaf produktif menjadi sebuah gerakan yang mampu membuat masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya wakaf dalam percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan menargetkan sejuta wakif untuk mendorong pertumbuhan aset wakaf produktif,
“Dalam upaya mewujudkan kesadaran berwakaf, Dompet Dhuafa bersinergi dengan para ulama dan mufti di Indonesia. Bentuknya bisa mengedukasi tentang wakaf, hukum wakaf, bentuk wakaf, hingga manfaat bagi wakif maupun maukuf alaih,” jelas Imam Rulyawan.
Menurut Imam Rulyawan, Dompet Dhuafa mengawali program pemberdayaan petani kopi kecil melalui Program Community Farming (CF) yang dimulai sejak tahun 2015. Program tersebut berbasis komunitas petani kopi yang fokus pada aspek budidaya on farm, penguatan kapasitas pasca panen dan pengembangan kelembagaan usaha sampai tahun 2017.
Program CF, lanjut Imam, menggandeng komunitas petani kopi kecil di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (jenis kopi robusta), Kabupaten Aceh Tengah, Aceh (jenis kopi arabika), dan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (jenis kopi Arabika).

