Para peserta Training Perbankan Syariah Bank Syariah Mandiri untuk media massa di Bandung (21/12/2016).

BSM Tetap Pertahankan Kinerja Bagus Meski Ekonomi Belum Membaik

BSM membuktikan dirinya sebagai bank syariah terbesar dan terbaik di tanah air. Hal itu dibuktikan dengan kinerja bisnisnya yang terbaru yang masih tetap oke di berbagai segmen.

Senior Executive Vice President Finance and Strategy BSM – Ade Cahyo Nugroho dalam acara media gathering dengan awak media massa mengungkapkan, bahwa BSM tetap menunjukkan kinerja yang bagus meski saat ini ekonomi nasional masih mengalami perlambatan.

Menurut Ade Cahyo, BSM berhasil melampaui target di berbagai segmen kinerja.

“Aset BSM telah melewati target. Aset kami pada November 2016 mencapai telah Rp 77,4 triliun, atau tumbuh 15,3% year on year. Padahal tahun 2016 ini, target total aset BSM Rp 76,11 triliun,” jelas Ade Cahyo.

Menurut Ade Cahyo, pencapaian total aset BSM tersebut adalah sangat positif di industri perbankan syariah. Karena rata-rata total aset bank-bank syariah hanya berada di kisaran Rp50 triliun.

Dengan jumlah aset yang sudah melampaui target, Ade Cahyo merasa sangat optimis, bahwa pada akhir tahun 2016 total aset BSM akan bisa menembus Rp 80 triliun, yang semakin menegaskan BSM sebagai bank syariah dengan jumlah aset dan modal terbesar di tanah air.

Sementara itu dari sisi Pembiayaan, BSM sendiri hingga November 2016 mampu telah menyalurkan pembiayaan syariah sebanyak Rp 54 triliun. Padahal target pembiayaan BSM sendiri di tahun 2016 ini adalah Rp 54,7 triliun. Artinya jumlah target tersebut sangat potensial bisa terpenuhi.

“Kami yakin BSM bisa melampaui target pembiayaan Rp 54,7 triliun tersebut,” ujar Ade Cahyo.
Satu indikator lainnya, yaitu laba bersih, menurut Ade Cahyo, BSM juga merasa yakin jumlah laba bersih BSM akan melampaui target yang telah ditetapkan yaitu Rp 300 miliar.

[bctt tweet=”Akhir 2016, total aset BSM diprediksi tembus Rp 80 T” username=”my_sharing”]