Perspektif Mesjid Apung Ancol Jakarta

Masjid Apung Ancol Dibangun, Gubernur Anies Groundbreaking

Masjid Apung pertama di Jakarta yang akan berada di wilayah Pantai Ancol, Jakarta Utara akan segera dibangun. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol), selaku BUMD Provinsi DKI Jakarta melakukan seremoni groundbreaking Masjid Apung pertama di Jakarta. 

Hadir dalam acara seremoni ini,  Gubernur Provinsi DKI Jakarta – Anies Baswedan, Ketua Dewan Masjid Indonesia Pusat, – H. M Jusuf Kalla, Direktur Utama Ancol – Teuku Sahir Syahali, serta Konsultan Arsitek Perencana Masjid Apung Ancol, Andra Matin.

“Kita berharap Masjid Apung pertama di Ibukota Jakarta yang didesain sedemikian rupa ini bisa menjadi ikon baru Kota Jakarta. Hadirnya Masjid Apung ini dapat membuat kawasan Ancol ini menjadi kawasan di mana wisata bisa dilakukan dalam multi aspek, termasuk di dalamnya adalah cultural tourism atau wisata kurtural,” jelas Gubernur DKI Jakarta – Anies Baswedan saat memberikan sambutan di lokasi acara seremoni.

Gubernur Anies Baswedan lalu melanjutkan, “Alhamdulillah, kita berharap Ancol Ini bukan saja menjadi tempat di mana Pemprov DKI mendapatkan pendapatan yang cukup secara finansial, tapi juga di sini memiliki fungsi sosial (dan) pembangunan. Di mana ada pengalaman baru yang didapat oleh masyarakat yang hadir di sini. Dan itu bukan saja hiburan, tapi juga ada tempat di mana ikon seperti masjid ini menjadi salah satu pengalaman unik di dalam mereka (berwisata) ke Ancol.”

Anies lalu memaparkan, bahwa Masjid Apung Ancol ini bukan masjid pertama yang dibangun di pinggir pantai, dan sudah banyak masjid-masjid lain.

“Dan teknologi sudah memungkinkan untuk bisa mengukur kekuatan konstruksinya sehingga bisa aman lintas waktu. Karena itu desain yang disiapkan oleh Pak Andra Matin adalah desain yang membuat para pengguna masjid itu punya pengalaman bersama dengan alam. Nanti permukaan air laut yang naik turun, perubahan malam dan siang, posisi matahari/bulan (misalnya), itu semua membuat masjid ini menjadi sesuatu yang unik,” tutur Gubernur Anies.

Proses pembangunan Masjid Apung Ancol direncanakan memakan waktu satu tahun mulai dari pelaksanaan pemancangannya (ground breaking). Lokasinya yang menjorok dari daratan menjadikan masjid ini bangunan yang unik dan satu-satunya di Jakarta. Nantinya area masjid memiliki luas 2.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 2.500 orang jemaah.

Bangunan akan berbentuk segi lima yang mencerminkan rukun islam serta jumlah waktu shalat wajib dalam satu hari. Tinggi masjid mencapai 25 meter yang melambangkan 25 Nabi yang dikisahkan dalam Al-Qur’an. Pada sisi luar masjid akan terdapat 6 buah minaret (menara) yang melambangkan dasar rukun iman.

Masjid Apung Ancol didesain sedemikian rupa agar dapat menjadi ikon baru Kota Jakarta. Tidak hanya itu, Masjid Apung Ancol juga akan menjadi sentral dari destinasi wisata dengan beragam lokasi bersejarah seperti di Kota Tua dan Kepulauan Seribu yang memiliki cerita sejarah Jakarta di masa lalu.