Mengadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) bukan berarti menjadi ancaman bagi koperasi syariah yang tergabung dalam Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPS). Justru menjadi peluang bagi KSPS untuk membuka cabangnya di luar negeri.

Peryataan ini disampaikan oleh Direktur Utama KSPS BMT UGT Sidogiri – Abdul Majid Umar di Pasuruan, Jawa Timur, (29/2/2016).
Menurut Abdul Majid Umar, KSPS BMT UGT Sidogiri yang saat ini memiliki aset Rp 1,8 Triliun, di tahun ini telah mempersiapkan diri untuk membuka cabang di Malaysia. Hal ini didasari dengan banyaknya anggota dari KSPS BMT UGT Sidogiri yang selama ini bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan menjadi pengajar di Malaysia.
“Jumlahnya sangat besar dan peluang bisnis sektor riilnya cukup menjanjikan,” jelas Majid.
Untuk mempersiapkan membuka cabang di Malaysia, lanjut Majid, saat ini KSPS BMT UGT Sidogiri telah menyiapkan berbagai infrastruktur diantaranya adalah sumber daya insani (SDI), permodalan, perkantoran dan sarana teknologi IT yang modern.
“Bahkan untuk melengkapi infrastruktur KSPS BMT UGT Sidogiri telah mendirikan perusahaan asuransi syariah sendiri. Dengan demikian, KSPS BMT UGT Sidogiri sudah sangat siap untuk membuka cabang diluar negeri,” lanjut Majid.
Keberadaan MEA, kata Majid harus dibarengi dengan keoptimisan apalagi Indonesia merupakan bangsa yang besar dan jumlah penduduknya yang besar pula. Maka dari itu dalam menghadapi MEA, Indonesia harus menjadi penentu dan bukan ditentukan oleh negara lain.
“Untuk itu dengan semangat nasionalisme KSPS BMT UGT Sidogiri akan selalu menyiapkan segala galanya,” ujar Majid.
Sementara itu secara terpisah, Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga, mengapresiasi langkah yang akan dilakukan oleh KSPS BMT UGT Sidogiri di atas. Guna mendukung langkah tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM akan memberikan ijin kepada koperasi berbasis pesantren tersebut untuk buka cabang di Malaysia. Menkop berhara langkah yang dilakukan oleh KSPS BMT UGT Sidogiri bisa diikuti oleh koperasi-koperasi syariah lainya.

