(Kiri-Kanan): Kepala Kantor Pusat Informasi Go Public BEI Perwakilan Medan M. Pintor Nasution, Direktur Utama TICMI Mety Yusantiati, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara Mulyanto, Direktur BEI Hamdi Hassyarbaini, Rektor UINSU Saidurrahman, Head of Marketing PT Indo Premier Securities Agam Rauzulma Warizki, dan Dekan FEBI UINSU Andri Soemitra, saat peresmian Galeri Investasi Syariah BEI di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Foto: BEI

BEI Resmikan Galeri Investasi Syariah di UIN Sumatera Utara

BEI kini telah memiliki 19 Galeri Investasi Syariah.

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menambah jumlah Galeri Investasi. BEI meresmikan Galeri Investasi Syariah BEI di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara kemarin, Kamis (2/3). Galeri Investasi Syariah BEI tersebut merupakan kerjasama antara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara – PT Bursa Efek Indonesia dan PT Indo Premier Securities.

Galeri Investasi Syariah BEI – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara merupakan Galeri Investasi BEI ketujuh yang diresmikan di tahun 2017 dan merupakan Galeri Investasi kelima di Sumatera Utara. Galeri ini juga merupakan Galeri Investasi Syariah BEI ke-19 dan Galeri Investasi ke-247 di seluruh Indonesia.

Pendirian Galeri Investasi BEI bertujuan untuk pemasyarakatan dan edukasi pasar modal di lingkungan akademisi dan masyarakat sekitar. Acara peresmian ini pun didahului dengan Edukasi Pasar Modal kepada mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Sebelumnya, bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI juga telah meluncurkan Galeri Investasi Mobile untuk mendorong mahasiswa agar dapat mengenal lebih dini produk investasi di pasar modal. Selama 2016, Galeri Investasi Mobile diluncurkan di beberapa tempat seperti Universitas Pancasila, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Bunda Mulia.

OJK juga melakukan kampanye masif untuk meningkatkan jumlah investor pasar modal domestik melalui program Yuk Nabung Saham, Sahamku Reksadanaku, sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu, gerakan nasional Cinta Pasar Modal dan peluncuran permainan kartu investasi pasar modal dan game online Nabung Saham GO. Melalui program tersebut, jumlah investor pemegang saham dan reksa dana masing-masing naik 46,53 persen (169.599 investor) dan 30,06 persen (95.229 investor) selama dua tahun terakhir.