Presiden Direktur BCA Syariah - Yuli Melati Suryaningrum (tengah).

BCA Syariah Peduli Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Tambakrejo Semarang

BCA Syariah menjalin kerja sama dengan Yayasan Lindungi Hutan untuk penanaman 1000 bibit Mangrove Rhizophora di wilayah pesisir Tambakrejo, Semarang.

Seremoni kerja sama dilakukan di Semarang, 22 November 2023 oleh Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum, Presiden Komisaris BCA Syariah Ratna Yanti dan Lindungi Hutan diwakili oleh Chief Executive Officer Yayasan Lindungi Hutan Miftachurrobani dan Chief  Technology Officer Chashif Syadzali.

BCA Syariah melalui BCA Syariah Peduli menginisiasi kampanye penghijauan bertajuk “1000 Pohon untuk Tambakrejo”. Melalui kampanye tersebut, perusahaan telah melakukan aksi penanaman 1.000 bibit mangrove di Pesisir Tambakrejo pada 11 November 2023.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Perusahaan Nadia Amalia sebagai perwakilan kantor pusat BCA Syariah, Pemimpin Cabang BCA Syariah Semarang Maria Heniwati, perwakilan karyawan BCA Syariah, tim Lindungi Hutan dan Kelompok CAMAR (Cinta Alam Mangrove Asri dan Rimbun) yang diketuai oleh Yazid.

Presiden Direktur BCA Syariah – Yuli Melati Suryaningrum mengatakan ”Kegiatan penanaman mangrove merupakan bentuk aksi kepedulian terhadap penghijauan dan kelestarian alam. Kami berharap langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem setempat serta dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.”

BCA Syariah memiliki komitmen untuk mengimplementasikan keuangan berkelanjutan yang berarti dalam pelaksanaan kegiatannya, BCA Syariah senantiasa memperhatikan aspek Environment, Social, dan Governance (ESG).

“Kami menyadari bahwa keseimbangan antara aspek ESG sangat mempengaruhi keberlangsungan usaha kami untuk itu dalam setiap kegiatan usaha kami akan menjaga keseimbangan antara bisnis dan keberlanjutan lingkungan,” kata Yuli.

Pesisir Tambakrejo merupakan lokasi di wilayah pesisir Kota Semarang yang memiliki tingkat kerusakan lingkungan yang tinggi. Berkurangnya luasan hutan mangrove, berdampak signifikan terhadap Pesisir Tambakrejo. Sehingga, abrasi dan banjir rob menjadi hal biasa yang rutin melanda lokasi tersebut. Masyarakat di Pesisir Tambakrejo setiap 5-20 tahun sekali harus meninggikan rumahnya untuk mencegah masuknya air laut.

Oleh karena itu, penanaman mangrove perlu digalakkan kembali untuk menjaga lingkungan di Pesisir Tambakrejo. Hutan Mangrove dinilai bermanfaat untuk menjaga garis pantai dari abrasi, mencegah banjir rob, meredam gelombang air laut, menyediakan sumberdaya bagi petani atau masyarakat setempat.

Tanamanan mangrove dipilih BCA Syariah karena memiliki manfaat dari segi ekologi maupun ekonomi bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. Tanaman ini dapat menghasilkan oksigen dan menyerap emisi CO2. Setiap 1000 tanaman Rhizophora yang ditanam menghasilkan sekitar 512,176 Kg CO2 eq. Akarnya dapat memperkuat struktur tanah di daerah pesisir sehingga dapat mencegah penurunan muka tanah dan erosi.

Tanaman mangrove juga dapat mengurangi abrasi dan buahnya menjadi sumber makanan bagi hewan seperti monyet, bekantan, kepiting bakau dan burung. Dari segi ekonomi, kayu dari tanaman mangrove dapat dijadikan kayu bakar dan mebel. Tanin dari kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan daunnya dapat diolah menjadi keripik.

Nadia Amalia saat penanaman mengatakan “Upaya yang telah dilaksanakan ini mampu berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat setempat. Melalui program ini, masyarakat turut diberdayakan dan ikut serta dalam upaya pelestarian hutan mangrove di Pesisir Tambakrejo. BCA Syariah dan LindungiHutan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yang berperan sebagai penyedia bibit mangrove dalam agenda penanaman ini.”

“Melalui kesempatan ini, diharapkan pula seluruh pihak dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian dan mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Ikuti jejak BCA Syariah dalam menghijaukan Pesisir Tambakrejo, dengan mengunjungi platform LindungiHutan,” kata Nadia.