Jakarta, MySharing – Dalam rangka milad yang ke-34, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyelenggarakan program renovasi masjid dan musala yang terdampak bencana alam di Sumatera. Program ini adalah upaya untuk memastikan keberlanjutan dan ketersediaan rumah ibadah agar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya pascabencana.
Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengungkapkan renovasi masjid dan musala ini merupakan bagian dari misi Bank Muamalat untuk memberikan kontribusi sosial yang positif kepada masyarakat. Selain itu, inisiatif ini sekaligus kepedulian nyata pionir bank syariah di Indonesia ini terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap renovasi masjid dan musala ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan, serta menguatkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit,” ucap Imam.
Ia menambahkan, aksi sosial ini dilaksanakan dengan menggandeng sepuluh lembaga filantropi dan lembaga amil zakat (LAZ) di Tanah Air. Mereka adalah Baitulmaal Muamalat, BAZNAS, Al Bahjah Peduli, Dompet Dhuafa, Yayasan Asar Humanity, Rumah Yatim, Baitulmaal Hidayatullah, Human Initiative, Relawan Nusantara, dan Wakaf DT.
Lewat program renovasi masjid dan musala ini, Bank Muamalat mengajak seluruh nasabah untuk berpartisipasi. Selain dapat mengembalikan fungsi masjid dan musala sebagai tempat ibadah dan sosial, donasi nasabah juga memberikan manfaat spiritual jangka panjang sebagai sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Untuk berdonasi, prosesnya mudah dan cepat via mobile banking Muamalat DIN. Nasabah dapat mengakses fitur ZISWAF di Muamalat DIN, lalu memilih lembaga filantropi/LAZ. Setelah itu, nasabah mengetik nominal donasi sesuai dengan yang diinginkan.
“Insya Allah setiap donasi yang disalurkan membawa manfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Imam.
Hijrah Lebih Bermakna
Imam menyebut, tema milad Bank Muamalat ke-34 adalah “Hijrah Lebih Bermakna”, sebuah refleksi atas perjalanan panjang Bank Muamalat sekaligus arah masa depan yang ingin dituju.
Bank Muamalat terus bergerak maju melalui transformasi yang berkelanjutan. Inovasi tidak hanya dimaknai sebagai pembaruan produk, tetapi sebagai upaya menghadirkan solusi keuangan syariah yang relevan dan bermakna dalam setiap fase kehidupan nasabah.
“Melalui transformasi yang berkelanjutan, kami memperkuat layanan, mengembangkan kapabilitas digital, dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah. Kami meyakini, perjalanan yang bernilai tidak ditempuh sendiri, ia tumbuh dari kebersamaan yang saling menguatkan dan memberi manfaat, termasuk menolong sesama yang membutuhkan,” demikian ujar Imam.

