Akhir Tahun 2016, BRI Syariah Targetkan Laba Rp 212 Miliar

Hingga pertengahan 2016 ini, BRI Syariah telah mencapai laba bersih Rp 90 miliar.

bri-syariahDirektur Utama BRI Syariah Mochammad Hadi Santoso mengatakan, perseroann menargetkan laba bersih sebesar Rp 212 miliar di akhir tahun 2016. “Kalau lihat posisi Juni 2016 nett Rp 90 miliar. Jadi, kita proyeksi akhir tahun ini jadi Rp 212 miliar. Kalau tahun-tahun berikutnya tumbuh sesuai pertumbuhan pembiayaan NPF (Non Performing Finance),” ujar Hadi pada konferensi pers Due Dilingence  Meeting & Public Expo Penawaran Sukuk Mudharabah Subordinasi I di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu (12/10).

Dari sisi pembiayaan menurutnya,  perseroan optimistis dapat menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 18,8 triliun hingga akhir tahun 2016. Hingga September 2016 kemarin kami telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 17,7 triliun.  Seperti diketahui pembiayaan yang disalurkan BRI Syariah mayoritas untuk ritel sebesar 70 persen dan sisanya 30 persen untuk komersial.

Sementara itu dana pihak ketiga meningkat menjadi Rp 20,9 triliun per Juni 2016 dibandingkan Desember 2015 sebesar Rp 20,1 triliun. Sehingga total aset BRI Syariah per Juni 2016 meningkat 2,98 persen menjadi Rp 24,95 triliun dibandingkan per Desember 2015 sebesar Rp 24,23 triliun.

Kedepan Bank BRI Syariah berencana akan melakukan IPO di tahun 2018. Akan tetapi saat ini direksi belum bisa menargetkan besaran dana untuk IPO.

Pada kesempatan ini, Direktur Operasional BRI Syariah Wildan menambahkan, bahwa anak usaha BRI yang bergerak di sektor pembiayaan syariah ditargetkan tumbuh positif setiap tahunnya. Di tahun mendatang, BRI Syariah menargetkan laba bersih sebesar Rp 316 miliar atau naik Rp 104 miliar dibandingkan target laba bersih di tahun 2016.

“Untuk laba bersih di tahun 2017 kita targetkan sebesar Rp 316 miliar. Itu naik dibandingkan target tahun ini yang sebesar Rp 212 miliar,” ucap Wildan.

Lebih lanjut Wildan memaparkan, bahwa BRI Syariah juga telah memasang target laba bersih perseroan hingga 7 tahun ke depan. Hingga tahun 2023, perseroan memasang target laba bersih di 2023 sebesar Rp 1,434 triliun.

[bctt tweet=”BRI Syariah telah memasang target laba hingga 7 tahun ke depan!” username=”my_sharing”]

“Di tahun 2020 Rp 644 miliar, terus di tahun 2021 Rp 830 miliar. Di tahun 2022 Rp 1,090 triliun dan di 2023 Rp 1,434 triliun,” paparnya.