Saat nasabah menjalankan ibadah haji atau umroh, nasabah akan banyak membutuhkan dana tunai. Saat ini sudah ada bank syariah yang menyediakan kartu haji dan umroh yang bisa menjadi solusi yang tepat bagi jemaah haji/umroh Indonesia dalam bertransaksi di tanah suci.

Keberadaan kartu haji dan umroh ini memang bertujuan guna mempermudah jamaah haji dan umroh dalam melakukan penarikan tunai melalui ATM dan transaksi lainnya selama berada di tanah suci. Kartu ini diberikan kepada nasabah ketika telah siap melakukan keberangkatan ibadah haji atau umroh, dan dapat digunakan sebagai pengganti biaya hidup (living cost) yang diberikan secara tunai.
Dengan kartu haji dan umroh ini, maka jemaah ibadah haji atau umroh dari Indonesia akan sangat terbantu didalam melakukan kegiatan bertransaksi di tanah suci. Apalagi bukan rahasia lagi, di Mekkah dan Madinah sendiri terdapat batasan bagi jemaah haji didalam membawa uang cash di tangannya. Misalnya saja, saat jemaah haji membawa uang lebih dari 50.000 real, maka harus dilaporkan ke otoritas setempat. Bahkan kalau jemaah haji membawa dana yang sangat berlebihan, bisa ditahan oleh otoritas setempat pula.
Saat ini di Indonesia yang sudah menyediakan produk kartu haji dan umroh ini adalah BNI Syariah. Produk kartu yang berlabel “Kartu Haji dan Umroh BNI Syariah” ini telah diluncurkan BNI Syariah pada tahun 2015 lalu.
Nah, bagi jemaah yang ingin memiliki kartu Haji dan Umroh BNI Syariah ini, prosesnya tidak sulit. Bila jemaah sudah mempunyai rekening tabungan haji dan umroh BNI Syariah, maka prosesnya sangat mudah karena Kartu Haji dan Umroh ini sudah terafiliasi dengan rekening tabungan haji dan umroh BNI Syariah.
Sementara bagi jemaah yang belum mempunyai rekening tabungan di BNI Syariah, maka mereka tinggal membuka rekening tabungan di BNI Syariah dengan saldo awal minimal Rp. 500 ribu di kantor cabang BNI Syariah terdekat. Setelah membuka rekening, bagi jemaah yang hendak beribadah umroh maka kartunya bisa langsung dikeluarkan dan diberikan kepada nasabah. Hal ini karena ibadah umroh, prosesnya bisa langsung berangkat. Namun bagi mereka yang hendak beribadah haji, karena ibadahnya harus menunggu beberapa waktu, maka kartunya akan dikeluarkan menjelang saat keberangkatan mereka ke tanah suci, atau saat mereka sudah melunasi biaya ibadah hajinya.
Yang menarik Kartu Haji dan Umroh BNI Syariah ini tidak hanya berlaku saat beribadah di tanah suci saja, namun kartu ini juga bisa berlaku di seluruh dunia, karena menggunakan jaringan MasterCard.
Jadi saat pasca (setelah) beribadah di tanah suci, baik ibadah haji ataupun umroh, si pemilik kartu juga bisa menggunakan kartu ini saat ia sedang berada di Negara manapun, misalnya, saat ia sedang berlibur, atau keperluan lainnya. Selain membuat praktis karena bersifat cashless, Kartu Haji dan Umroh ini juga sangat menguntungkan nasabah, karena nasabah bisa mendapatkan potongan diskont saat bertransaksi di merchant-merchant tertentu di berbagai negara.

