Ketua DK OJK, Muliaman D. Hadad meninjau website Wakaf Hasanah ditemani oleh Dirut BNI Syariah, Imam T. Saptono. Foto: Sekretariat MES

Langkah Mudah Berwakaf di Wakaf Hasanah BNI Syariah

Wakif cukup mendaftarkan diri di website Wakaf Hasanah BNI Syariah.

BNI Syariah memperkenalkan website Wakaf Hasanah demi mempermudah akses masyarakat untuk berwakaf. Melalui website https://wakafhasanah.bnisyariah.co.id, wakif bisa berwakaf hanya dengan melakukan sejumlah langkah mudah, yang didukung pula dengan digital e-banking seperti SMS Banking, Mobile dan Internet Banking.

Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono mengatakan, saat pertama masuk ke website Wakaf Hasanah, wakif dapat melakukan registrasi, kemudian memilih nazhir dengan proyeknya. “Kami akan proses proyek yang bisa didanai dan para wakif bisa melakukan transaksi dan melihat laporannya. Nazhir wajib melaporkan sehingga wakif bisa tahu progress di lapangan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Divisi Dana dan Transaksi BNI Syariah Rima Dwi Permatasari melanjutkan, jika wakif tidak registrasi pun masih bisa untuk berwakaf. Namun, ia menyarankan agar wakif bisa mendaftarkan dirinya. Pasalnya, dengan wakif melakukan registrasi maka datanya akan bisa terekam dan memiliki profil.

“Jadi bisa ditampilkan data historis sudah wakaf ke proyek mana, berapa wakafnya, lalu bisa lihat progress proyek juga setiap 3-6 bulan. Harapan kami wakif juga bisa melakukan kegiatan ini secara reguler. Jadi ketika spending online, tidak hanya shopping online tapi juga wakaf online,” ujarnya.

Kendati belum ada fitur autodebet untuk wakaf secara reguler, Rima menyarankan agar wakif tetap melakukan registrasi untuk berwakaf. Pasalnya, setiap proyek punya target dana masing-masing. “Jadi nanti bisa saja target dananya sudah terpenuhi, oleh karena itu kami menyarankan agar registrasi di website sehingga ownerhip-nya akan terbangun,” tukasnya.

Ia menambahkan, wakif pun bisa berwakaf dengan jumlah berapapun melalui website Wakaf Hasanah. “Jumlah minimum tidak ada, jadi bisa berapa saja. Namun, untuk wakif yang mewakafkan uangnya di atas Rp 1 juta, kami menyediakan sertifikat sehingga sertifikatnya bisa disimpan oleh wakif,” kata Rima.

Notifikasi SMS
Pemimpin Divisi Teknologi BNI Syariah Mirza Manthovani menuturkan, setelah wakif melakukan registrasi serta memilih nazhir dan program proyek yang diinginkan, wakif pun akan mendapat notifikasi SMS ke HP untuk mentransfer dana wakaf. “Masyarakat atau nasabah kemudian tinggal mentransfer ke rekening BNI Syariah bisa dari berbagai channel teller, ATM, internet banking, mobile banking dan SMS banking,” paparnya.

Ia mengutarakan, masyarakat juga bisa bertransaksi melalui bank lain melalui ATM Bersama. “Sudah tidak menjadi kendala jika masyarakat luas ingin berwakaf jadi ini memberi kemudahan yang luar biasa, artinya bayar wakaf tidak harus punya rekening di BNI Syariah, rekening seluruh bank juga sudah bisa berwakaf,” kata Mirza.

Wakif bisa berwakaf melalui website Wakaf Hasanah. Click To Tweet

Setelah nasabah melakukan setoran wakaf, lanjut Mirza, pihaknya akan memberi notifikasi SMS bahwa setoran wakaf masyarakat tersebut sudah masuk. Ia pun menegaskan agar wakif bisa registrasi terlebih dulu agar wakif bisa mengontrol perkembangan proyek yang didanainya.

More Stories
Danamon Ganti Direktur Utama, Yasushi Itagaki Tempati Posisi Sng Seow Wah