Ilustrasi kegiatan amal the UOB Global Heartbeat Virtual Run/Walk

UOB Indonesia Terus Menebar Kebaikan, Salurkan Donasi ke Yayasan Amal

Melalui UOB Global Heartbeat Virtual Run/Walk, UOB terus menebar kebaikan melalui penggalangan dana sebesar $1,86 juta.

Kolega UOB beserta kerabat mereka mencatatkan hampir 800.000 jam aktif dan menggalang dana untuk membangun masa depan berkelanjutan bagi mereka yang kurang mampu,

Kolega UOB beserta kerabat mereka dan juga nasabah UOB di 17 negara 1 bersama-sama mencetak rekor dan menggalang dana sebesar $1,86 juta untuk disumbangkan melalui kegiatan amal tahunan UOB, the UOB Global Heartbeat Virtual Run/Walk.

Dana yang terkumpul akan didonasikan kepada 25 yayasan amal-amal di seluruh dunia dengan tujuan memperbaiki taraf hidup anak dari keluarga yang tidak mampu dan masyarakat rentan yang terdampak pandemi COVID-19.

Di Indonesia, lebih dari 650 kolega UOB Indonesia dan kerabatnya berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bersama-sama, mereka menggalang dana lebih dari Rp130 juta yang akan diserahkan kepada Yayasan Mari Berbagi Seni, sebuah program seni yang berfokus pada seni budaya untuk membantu 100 anak panti asuhan yang terdampak COVID-19, termasuk sesi terapi seni dan lokakarya bernama Creative Digital Pod.

Wee Eee Cheong, Deputy Chairman and Chief Executive UOB mengatakan, “Kedermawanan para kolega UOB, kerabatnya, beserta nasabah UOB telah menjadi kekuatan pendorong di balik upaya kami membantu mereka yang memerlukan uluran tangan. Pada masa-masa sulit seperti sekarang ini, saya sangat senang dan mengapreasi keluarga besar UOB dan nasabah kami yang turut serta pada kegiatan UOB Global Heartbeat Virtual Run/Walk tahun ini. Jumlah dana yang kami kumpulkan diharapkan dapat membawa perubahan bagi mereka yang terdampak COVID-19, khususnya anak-anak dari keluarga yang kurang mampu dan masyarakat yang rentan.”

Sementara itu Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia mengatakan, “Setiap tahun, kolega kami senantiasa memberikan sumbangsih bagi masyarakat. Bahkan selama pandemi, mereka terus berupaya menyalurkan bantuan melalui UOB Global Heartbeat Virtual Run/Walk dalam rangka membantu masyarakat setempat untuk bangkit dari pandemi ini. Saya bersyukur karena bahkan dalam masa-masa sulit seperti sekarang ini, kita masih dapat bersatu untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung agar mereka dapat mengikuti sesi terapi seni yang akan bermanfaat bagi mereka di masa depan.”

Tahun ini adalah tahun ke-15 kegiatan penggalangan dana dan kemanusiaan tahunan UOB diselenggarakan dan kedua kalinya diselenggarakan secara virtual dan dengan aman diikuti peserta dari seluruh penjuru dunia di tengah pandemi COVID-19.

Berangkat dari kesuksesan kegiatan tahun lalu, UOB memperluas kriteria keikutsertaan untuk kegiatan tahun ini yang diadakan selama dua bulan secara virtual. Hal ini dimaksudkan agar kolega UOB dan kerabatnya dapat mengakumulasikan jam-jam aktif melalui berbagai kegiatan kebugaran seperti berlari, bermain bola, yoga dan lain sebagainya.

Dengan memberikan keleluasaan bagi para peserta untuk memilih kegiatan kegemaran mereka, UOB Global Heartbeat Virtual Run/Walk berharap dapat menginspirasi para kolega untuk tetap aktif demi tujuan yang baik, seraya menjaga kesehatan mental di tengah pandemi COVID-19. Semangat kebersamaan dari para kolega UOB telah mendorong tercatatnya hampir 80.000 jam aktif. Hal ini melampaui target UOB sebesar lebih dari 50%.

Sebagai bagian dari komitmen UOB untuk membangun masa depan yang berkelanjutan, perusahaan juga meluncurkan UOB Heartbeat Pledge untuk mendorong kolega menebar kebaikan dan peduli terhadap lingkungan melalui tindakan pribadi yang bijaksana, baik di rumah maupun di tempat kerja.

Kolega UOB memberikan kontribusi dalam bentuk lebih dari 3.700 komitmen pada bulan Juli dan Agustus dengan tujuan melestarikan sumber daya, mengurangi sampah dan membantu masyarakat. Hal ini sejalan dengan United Nations Sustainable Development Goals yang dicanangkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Misalnya, beberapa karyawan UOB berkomitmen akan mengurangi waktu mandi mereka sebanyak dua menit sehingga dapat menghemat 1,785 liter setiap kalinya, sementara yang lain berkomitmen memilih gawai dan peralatan rumah tangga yang hemat energi untuk mengurangi mencetak hal yang tidak penting dan bertindak dengan kebaikan dan kasih.

More Stories
AASI: Industri Asuransi Syariah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif Meskipun Masa Pandemi