Suasana peluncuran BSI Co-Branding Kartu ATM untuk Santripreneur Indonesia di Jakarta

BSI Luncurkan Co-Branding Kartu ATM untuk Santripreneur Indonesia

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) meluncurkan Co-Branding Kartu ATM/Debit untuk anggota Santripreneur Indonesia. Melalui kolaborasi ini, BSI berharap seluruh anggota Santripreneur dapat memanfaatkan produk dan layanan lewat platform digital.

Wakil Direktur Utama 1 BSI – Ngatari mengatakan, kerjasama co-branding dengan Santripreneur Indonesia ini merupakan kepercayaan bagi Bank Syariah Indonesia untuk terus terlibat dalam melahirkan dan menumbuhkan para santri-santri untuk berwirausaha (santripreneur), melalui kartu anggota sebagai identitas anggota dengan memanfaatkan produk dan layanan digital lainnya.

Ngatari menambahkan, saat ini BSI terus berinovasi dan bertransformasi seiring dengan perubahan pola konsumen yang kini mengandalkan digital, serta terbatasnya mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Setiap anggota Santripreneur nantinya akan mendapatkan fasilitas BSI Mobile, selain kartu debit co-branding Santripreneur. Manfaat lainnya adalah layanan BSI di 1.500 outlet dan lebih dari 2.400 jaringan ATM yang tersebar di seluruh Nusantara. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi semua pihak” ucap Ngatari, di Hotel Millenium, Jakarta (7/10).

Santripreneur Indonesia telah berkembang secara signifikan dimana hingga saat ini anggota santripreneur mencapai 20.000 dari berbagai wilayah di Indonesia, melalui Badan Pengurus Cabang di masing-masing kota dan kabupaten di sebagian besar wilayah Indonesia untuk mengakomodasi keanggotaan di daerah-daerah. Potensi bisnis tidak hanya dari kerja sama saat ini saja, kedepannya diharapkan BSI dapat menjadi mitra Santripreneur Indonesia dengan produk dan layanan perbankan syariah lainnya.

“Kami memilih BSI karena pada dasarnya kami memiliki kesamaan cita-cita dan harapan. Harapan supaya ekonomi masyarakat menjadi lebih kuat ekonominya,” ungkap Pembina Santripreneur Indonesia – KH Ahmad Sugeng Utomo (Gus Ut).

Hal senada juga disampaikan Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) – Iggi H. Ahcsien. Menurut Iggi, kerja sama antara Santripreneur Indonesia dan Bank Syariah Indonesia adalah salah satu bentuk ikhitar kita semuanya, bangsa Indonesia agar ekonomi kita semakin kuat.

Pada acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nur Wahid, dan Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia Kokok Alun Akbar

Di era perubahan teknologi yang semakin maju, digital atau online banking ini satu keniscayaan dalam perbankan. Saat ini transaksi yang dilakukan dari electronic channel BSI telah mencapai 95%, inilah yang memacu BSI untuk terus melakukan inovasi.

Inovasi yang dilakukan BSI terutama dalam layanan mobile banking, menjadikan BSI Mobile tidak hanya sebagai alat transaksi keuangan namun juga supper apps beyond banking. Selain memberikan layanan fitur finansial yang lengkap, BSI Mobile juga menyediakan layanan sosial untuk berbagi melalui menu ZISWAF, serta layanan spiritual yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam menjalankan ibadah seperti pengingat jadwal sholat dan petunjuk masjid terdekat.

BSI telah meluncurkan fitur berupa pembukaan rekening online dengan biometric face recognition, sehingga anggota Santripreneur di seluruh daerah dapat dengan mudah membuka rekening tabungan BSI. Dengan begitu anggota Santripreneur tidak perlu datang ke bank jika ingin membuka tabungan. Inovasi ini diharapkan bisa menarik santri milenial untuk menabung dan menggunakan bank syariah untuk kebutuhan keuangannya.

More Stories
Terapkan Governance, Risk and Compliance, Sejumlah Perusahaan Raih GRC & Performance Exellence Award 2021