Suasana kegiatan "Akad Serentak 2.500 nasabah BRI Syariah Seluruh Indonesia" di KC Tangerang BSD (21/7).

BRI Syariah Gelar Akad Serentak 2.500 Nasabah Rumah Bersubsidi Pemerintah

Kondisi pandemi COVID-19 tak menyurutkan langkah PT Bank BRISyariah Tbk untuk membantu melayani masyarakat. BRI Syariah tetap memaksimalkan penyaluran pembiayaan rumah bersubsidi pemerintah (FLPP).

Penyaluran pembiayaan rumah bersubsidi tersebut dilakukan melalui acara “Akad Serentak 2.500 Nasabah Rumah Bersubsidi Pemerintah” pada Selasa (21/7) yang berpusat di Jakarta. Acara yang digelar lewat video conference itu disaksikan oleh Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah – Fidri Arnaldy, dan Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) – Arief  Sabaruddin beserta jajarannya.

Kegiatan Akad Serentak 2.500 Nasabah Rumah Bersubsidi Pemerintah ini dilakukan di 40 kota seluruh Indonesia dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. BRI Syariah juga tetap melakukan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 kepada seluruh nasabah yang datang ke lokasi akad.

BRI Syariah menjadi penyalur FLPP sejak tahun 2012. Hingga tahun 2020 BRI Syariah menjadi bank syariah dengan penyaluran FLPP terbesar. Setiap tahunnya BRI Syariah sendiri selalu mendapat peningkatan kuota. Di tahun 2019 BRI Syariah menyalurkan 7.672 unit kuota, atau 111 persen dari target kuota di tahun 2019. Di tahun 2020 BRI Syariah memperoleh 8.700 unitkuota.

“Khusus tahun 2020, hingga bulan Juni, kami sudah menyalurkan 5.544 unit atau 747,9 milyar. Jumlah ini sudah mencapai 60 persen dari target kami, yakni 8.700 unit. Dengan penandatanganan akad serentak pada hari ini, maka total unit yang telah kami salurkan adalah 8.044 unit (Rp812milyar) atau 92 persen dari target kuota tahun 2020 sebesar 8.700 unit (Rp933,6 milyar). Kami optimistis pada semester II 2020 akan mencapai target, bahkan dapat melampaui target, jika mendapat kuota tambahan dari PPDPP,” ujar Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah – Fidri Arnaldy.

Menurut Fidri, di tengah pandemi covid-19 BRI Syariah yakin masih bisa tumbuh positif.

“Strategi yang diterapkan BRI Syariah adalah digitalisasi dan transformasi kultur. Kami sadar harus bertransformasi dan berinovasi untuk terus tumbuh di tengah pandemi. Transformasi ini kami arahkan sesuai visi misi kami, yaitu menjadi bank ritel terkemuka dengan beragam layanan,” lanjut Fidri.

“Selain itu kami terus masuk ke pasar-pasar yang berpotensi. Khusus untuk penyaluran FLPP BRI Syariah bekerja sama dengan pengembang perumahan (developer) yang berkomitmen membangun rumah harga terjangkau dengan kualitas baik,” tambah Fidri.

Fidri lalu menjelaskan, FLPP turut berkontribusi terhadap pertumbuhan pembiayaan BRI Syariah yang tumbuh sekitar 55% secara year on year. Pertumbuhan ini ditopang oleh pembiayaan ritel yang tumbuh sekitar 96% secara year on year.

 

More Stories
BNI Syariah Fasilitasi Pupuk Iskandar Muda Layanan Bank Syariah