BPRS HIK Bekasi tetap optimis menatap tahun 2017 ini, meskipun perekonomian nasional masih tetap belum kunjung menunjukan gejala perbaikan. Lalu terobosan-terobosan apa saja yang akan dilakukan LKS satu ini untuk bisa meraih target kinerja signifikan di tahun 2017?

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BPRS HIK Bekasi – Khusnul Korip kepada MySharing kemarin di Bekasi.
“Kami cukup optimis di tahun 2017, bahwa BPRS HIK Bekasi bisa tumbuh secara baik, bahkan bisa lebih tinggi pertumbuhannya dari rata-rata industri,” jelas Khusnul Korip.
Menurut Khusnul, target bisnis BPRS HIK Bekasi di tahun 2017 adalah asset tumbuh sebesar 25%, pembiayaan 27%, DPK 28%, dan laba tumbuh sebesar 30%.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
Lebih lanjut Khusnul menjelaskan, pihaknya merasa optimistis bisa mencapai target pertumbuhan tersebut dengan melakukan beberapa rencana strategis.
“2017 kami akan lebih mengoptimalkan lagi pembiayaan konsumtif ke kalangan PNS guru-guru di Kemendiknas, dan juga PNS Kemenag. Kami akan mengembangkan ke arah pembiayaan multi guna kepada para PNS tersebut,” ujar Khusnul.
Selain itu, lanjut Khusnul, pihaknya juga akan mengembangkan kembali produk-produk pembiayaan lainnya, seperti pembiayaan machinery (mesin pabrik), pembiayaan sanitasi, dan juga pembiayaan-pembiayaan mikro ke sektor riil. “Meskipun demikian, untuk pembiayaan mikro ke sektor riil UKM ini, kami jelas harus benar-benar sangat selektif, mengingat sektor ini masih terkendala kondisi ekonomi yang belum membaik,” ujar Khusnul lagi.
Khusnul lalu menambahkan, di tahun 2017 BPRS HIK Bekasi juga akan memperbanyak pembiayaan-pembiayaan channeling yang bekerjasama dengan koperasi-koperasi syariah. “Kerjasama channeling dengan koperasi syariah ini akan kami lebih intensifkan lagi sepanjang 2017,” tandas Khusnul.
Menurut Khusnul, di tahun 2017 ini rencananya BPRS HIK Bekasi juga akan meluncurkan pembiayaan wakaf tunai. “Ini masih dalam proses perijinan. Namun nantinya, kalau sudah bisa berjalan, BPRS HIK Bekasi akan bisa menampung dan menyalurkan dana-dana wakaf kepada para lembaga nazhir terpercaya untuk bisa mengelola dana wakaf tunai tersebut,” lanjut Khusnul.
Untuk produk-produk simpanan, lanjut Khusnul, pihaknya juga akan lebih memperkuat kualitas produk-produk yang ada, seperti deposito dan produk-produk tabungan lainnya. “Insya Allah, kami merasa optimis, di tahun 2017 kami bisa mencapat target-target yang telah dicanangkan,” demikian ungkap Khusnul Korip menutup wawancara dengan MySharing.

