Menjelang pergantian tahun dari 2015 ke 2016, BNI Syariah menyatakan optimismenya, bahwa bank syariah satu ini akan kembali meraih kinerja bisnis yang positif di tahun 2016 yang akan datang tersebut.

Menurut Dinno, tantangan yang dihadapi bank umum syariah yang dipimpinnya pada tahun 2016 ada beberapa hal.
”Tantangan kami di 2016, pertama memperkuat sinergi dengan induk untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional,” papar Dinno.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
Tantangan berikutnya, lanjut Dinno, adalah penguatan modal untuk menjaga CAR dan menopang rencana ekspansi jaringan.
Selanjutnya, jelas Dinno, adalah meningkatkan profitabilitas untuk mencapai ROE yang optimum.
”Terakhir, ekspansi dana murah untuk meningkatkan rasio CASA melalui pengembangan bisnis transaksional,” demikian jelas Dinno Indiano – Direktur Utama BNI Syariah.

