Untuk meningkatkan layanan perbankan syariah bagi masyarakat kota Pematang Siantar, juga kota Medan, dan sekitarnya, BNI Syariah hadir di Pematang Siantar beralamat di Jalan Sutomo No 15.
Acara Grand Launching Pembukaan KCP Pematang Siantar dihadiri oleh Walikota Pematang Siantar – Hefriansyah, Ketua MUI – Abdul Halim Lubis, dan SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah – Iwan Abdi di gedung BNI Syariah KCP Pematang Siantar, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara pada Kamis (15/11)..
Kota Pematang Siantar ini berdekatan dengan Medan, kota pertama di Indonesia yang mengintegrasikan bandara dengan kereta api. Berbatasan dengan Selat Malaka menjadikan Medan sebagai kota perdagangan, industri, dan bisnis yang sangat penting di Indonesia serta perluasan pembangunan infrastruktur, perumahan dan berbagai akses lainnya.
Dalam hal ini BNI Syariah hadir di Pematang Siantar dalam rangka memberikan layanan perbankan syariah dan bersinergi dengan seluruh stakeholders di kota Pematang Siantar, juga kota Medan, dan sekitarnya, dalam rangka turut mendukung percepatan ekonomi daerah setempat, khususnya dalam pengembangan halal ecosystem.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
Dalam kesempatan tersebut, SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah – Iwan Abdi menyampaikan, “Perbankan syariah itu harus bisa diakses hingga masyarakat sub-urban, sehingga aktivitas ekonomi bergerak cepat didukung teknologi dan produk jasa yang sesuai segmen sub-urban”.
Sementara itu, Walikota Pematang Siantar – Hefriansyah sangat menyambut positif keberadaan BNI Syariah KCP Pematang Siantar.
“Kami mendukung kehadiran BNI Syariah di Pematang Siantar, dan berharap BNI Syariah menjadi bank syariah yang dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat Pematang Siantar yang membutuhkan akses permodalan syariah, transaksi ZISWAF ataupun jasa lainnya yang dapat membantu percepatan ekonomi masyarakat,” demikian ungkap Hefriansyah.

