Sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas layanan, BNI Syariah merelokasi Kantor Cabang Makassar di Jalan AP. Pettarani Ruko Sardony ke Jalan DR. Sam Ratulangi yang merupakan salah satu dari 8 aset gedung Kantor Cabang BNI Syariah.
Peresmian relokasi Kantor Cabang BNI Syariah Makassar tersebut dilakukan pada Senin, 22 Mei 2017 di Kantor Cabang Baru BNI Syariah Makassar, Jalan DR. Sam Ratulangi, Makassar. Hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ir. H. Agus Arifin nu’mang, M.S.; Wakil Walikota Kota Makassar, Dr. H. Syamsu Rizal MI, S. Sos, M.Si; dan Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo.
“Insya Allah, dengan semangat Hasanah dan dukungan dari berbagai pihak, BNI Syariah akan selalu memberikan yang terbaik sesuai prinsip untuk memberikan manfaat bagi stakeholders dan seluruh masyarakat serta harapannya menjadi bank syariah yang modern, dinamis, dan mencakup semua golongan (universal),” jelas Firman saat memberikan sambutan di acara peresmian tersebut.
Menurut Firman, Kota Makassar sebagai ibukota provinsi Sulawesi Selatan yang merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur dan merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki laju pertumbuhan ekonomi paling tinggi. Hal inilah yang mendorong BNI Syariah untuk membuka layanan di kota Makassar sejak tahun 2001.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
”Diharapkan dengan adanya lokasi kantor baru yang lebih strategis, lebih besar dan lebih nyaman akan memberikan tambahan semangat baru bagi segenap karyawan BNI Syariah untuk memberikan layanan yang lebih baik. Selain itu, BNI Syariah juga turut mendukung kearifan lokal yang tampak dari ornamen gedung KC BNI Syariah Makassar yang dihiasi oleh ornamen Kapal Phinisi yang merupakan kebanggaan warga Makassar dan kain tenun dari 4 suku asli Makassar yaitu Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja,” jelas Firman.
Firman lalu menjelaskan, berkat dukungan seluruh stakeholders, per Maret 2017 BNI Syariah tumbuh ke arah positif. Ditandai dengan pertumbuhan aset sebesar 21,01% menjadi Rp 29,86 Triliun, pertumbuhan pembiayaan sebesar 17,83% dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 23,38%.
“Hal ini juga diikuti dengan pertumbuhan kinerja positif KC BNI Syariah Makassar Per maret 2017 tercatat laba yang didapat sebesar Rp 13,8 Miliar dengan total penghimpunan DPK sebesar Rp 596 Miliar dan Pembiayaan sebesar Rp 561 Miliar. Kiranya hal ini dapat membuktikan bahwa kehadiran BNI Syariah disambut baik oleh masyarakat,” jelas Firman.
Kedepannya, menurut Firman, BNI Syariah KC Makassar akan tetap fokus pada pembiayaan ke sektor produktif, konstruksi, dan investasi serta menggarap sektor haji dan umroh dimana embarkasi Makassar memiliki potensi yang besar. Sejalan dengan hal tersebut, BNI Syariah membantu memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi tamu Allah di tanah suci dengan produk BNI Baitullah iB Hasanah dan BNI Fleksi umroh iB Hasanah.

