BNI Syariah dan UII Yogyakarta Bangun Sinergi Hasanah

Bertempat di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, BNI Syariah mendukung pengembangan manajerial dan kegiatan operasional UII dalam hal pengelolaan transaksi keuangan melalui produk dan jasa perbankan syariah.

Kedua belah pihak sepakat melakukan perjanjian kerjasama yang ditandatangani pada hari ini (Selasa, 18/4/2017) di Yogyakarta. Hadir dalam acara ini Direktur Utama BNI Syariah*- Abdullah Firman Wibowo, dan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) – Nandang Sutrisno,SH.M Hum,LLM,PhD. Turut hadir pula Direktur Operasional BNI Syariah – Junaidi Hisom.

“Alhamdulillah, BNI Syariah dapat menjadi mitra UII yang merupakan salah satu perguruan terbaik di Indonesia, dimana BNI Syariah dapat memberikan layanan tidak saja dalam pengelolaan keuangan Universitas namun juga kerjasama dalam program penelitian dan pengabdian dalam rangka pengembangan umat,” papar Abdullah Firman Wibowo saat memberikan sambutan di acara tersebut.

Abdullah Firman Wibowo mengakui, UII yang berdiri sejak tahun 1945 di masa prakemerdekaan RI, telah melahirkan ribuan generasi sarjana. Akreditasi yang baik di kampus UII mendorong peningkatan jumlah mahasiswanya dari tahun ke tahun dimana berdasarkan data Dikti tahun 2016 mencapai sekitar 25.000 mahasiswa yang tersebar di berbagai fakultas dan prodi diantaranya 3 program doktor, 9 program magister, 4 program profesi, 25 program sarjana and 4 program diploma.

“Hal inilah yang mendorong BNI Syariah menyambut baik kerjasama dengan UII yang dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang penyelenggaraan program di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan dakwah Islamiyah. Disamping itu BNI Syariah mendukung UII dengan layanan hasanah dalam hal pengelolaan keuangan dan pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah,” ujar Abdullah Firman Wibowo.

Menurut Abdullah Firman Wibowo, BNI Syariah dengan layanan digital dan cash management akan memudahkan pengelolaan keuangan kampus dengan tetap berbasis akad syariah.

“Disamping itu terbuka peluang untuk melakukan program magang dan bentuk-bentuk kerjasama lainnya yang mengusung nilai-nilai hasanah bagi ke dua belah pihak. Dengan kesamaan misi untuk menjadi rahmatan lil ‘alamiin tentunya terbuka luas kerjasama untuk mewujudkan aspek kehidupan hasanah di bidang akademis maupun pengabdian masyarakat,” lanjut Abdullah Firman Wibowo.

Sementara itu, penerimaan yang baik dari masyarakat Yogyakarta terhadap keberadaan BNI Syariah di kota gudeg ini ditunjukkan dengan terus bertumbuhnya aset maupun layanan Kantor Cabang Yogyakarta yang saat ini memiliki 4 Kantor Cabang Pembantu yaitu di Bulaksumur, Godean, Kaliurang dan Bantul. Pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp 297 Miliar Rupiah dan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 719 Miliar Rupiah.