BNI Syariah terus mengepakkan sayap bisnisnya, setelah menunjukkan kinerjanya bagus di tahun 2015 lalu. Di tahun 2016 ini, bank umum syariah ini berencana mengembangkan bisnis properti, yaitu pembangunan rumah-rumah hunian.

“Selama ini kami menyokong bisnis properti melalui KPR Syariah dan juga KPA Syariah. Tahun ini kami berencana mengembangkan bisnis properti, yaitu kami yang membangun sendiri rumah-rumahnya, dan juga menjualnya langsung ke konsumen,” demikian diutarakan Plt. Direktur Utama BNI Syariah – Imam Teguh Saptono kepada MySharing pekan lalu di Jakarta.
Dalam konsep bisnis properti ini, nantinya memang BNI Syariah yang akan membangun secara mandiri rumah-rumah hunian bagi masyarakat. Nantinya BNI Syariah juga yang menjual produk rumah tersebut ke masyarakat melalui skema akad-akad syariah.
Imam sendiri mengakui, prospek bisnis properti selama beberapa tahun terakhir ini sangat bagus. Sehingga BNI Syariah tidak merasa ragu untuk merambah bisnis yang satu ini.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
“Untuk produk ini, nantinya BNI Syariah bisa juga memanfaatkan potensi tanah-tanah wakaf yang ada di daerah-daerah strategis. Kami akan bekerjasama dengan nazir-nazir untuk bisa merealisasikan bisnis properti ini,” demikian Imam Teguh Saptono – PLT Direktur Utama BNI Syariah.
[bctt tweet=”BNI Syariah: Prospek bisnis properti beberapa tahun terakhir sangat bagus “]

