Direktur Utama BNI Syariah – Dinno Indiano saat acara workshop BNI Syariah dengan jurnalis di Jakarta, kemarin (22/10/2015), mengungkapkan bahwa pertumbuhan asset BNI Syariah selama tahun 2015 hasilnya adalah positif.

“Hingga semester pertama 2015, di tengah melambatnya ekonomi nasional, BNI Syariah masih mampu menunjukkan pertumbuhan aset yang positif secara signifikan, dan konsisten diatas industri, meskipun terlihat adanya trend perlambatan,” papar Dinno Indiano.
Dinno lalu menjelaskan, sampai dengan Juni 2015 aset BNI Syariah tumbuh 13,97%, sedangkan industri hanya tumbuh 0,03%
“Pertumbuhan aset perbankan syariah sampai dengan akhir tahun 2015 diperkirakan setinggi-tingginya sebesar 12% dan masih akan sedikit berada di bawah pertumbuhan industri perbankan nasional,” lanjut Dinno.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
“Sementara itu untuk BNI Syariah sendiri, sampai akhir tahun 2015 kami optimis dapat mencapai kisaran 20%,” demikian ujar Dinno Indiano – Direktur Utama BNI Syariah.

