CIMB Niaga Syariah (Unit Usaha Syariah CIMB Niaga) catat pertumbuhan kinerja yang sangat positif sepanjang tahun 2018.
Hal tersebut terungkap dalam Siaran Pers CIMB Niaga baru-baru ini di Jakarta.
Di segmen perbankan Syariah, total pembiayaan CIMB Niaga Syariah mencapai Rp26,5 triliun (+58,8% Y-o-Y) per 31 Desember 2018. Sementara itu Dana Pihak Ketiga (DPK) CIMB Niaga Syariah tercatat sebesar Rp23,7 triliun (+19,1% Y-o-Y).
Saat ini CIMB Niaga Syariah sendiri merupakan bank Syariah terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
“Kami telah bermitra dengan Mastercard Indonesia dalam peluncuran ‘CIMB Niaga Syariah Platinum Card’ sebagai bagian dari layanan universal banking kepada seluruh nasabah. Dengan memanfaatkan platform Mastercard Platinum, kartu pembiayaan iB Syariah ini menawarkan kenyamanan dan kemudahan bagi para pengguna dalam bertransaksi non-tunai untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup modern sesuai prinsip Syariah,” demikian dijelaskan Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan dalam siaran pers tersebut.
Menurut Tigor, CIMB Niaga ke depannya berencana untuk lebih memperkuat bisnis syariah ini.
“Ke depan, kami akan terus fokus memperbesar bisnis konsumer dan UKM, meningkatkan CASA serta memperkuat proposisi bisnis Syariah dan penawaran produk Syariah,” demikian Tigor menambahkan.

