Direktur Finance and Strategy Mandiri Syariah – Ade Cahyo Nugroho menyatakan, bahwa manajemen Mandiri Syariah akan tetap focus pada penghimpunan dana murah dan melanjutkan fitur-fitur digital bank untuk meningkatkan transaksi.
‘’Kami paham dunia keuangan sudah berubah dengan hadirnya fintech. Oleh karena itu bank harus berbenah dengan menyediakan fitur yang sesuai kebutuhan nasabah,” ungkap Ade Cahyo saat pemaparan kinerja Mandiri Syariah Tahun 2018, Senin (11/3) di Jakarta.
Menurut Ade Cahyo, saat ini fitur yang telah dikembangkan Mandiri Syariah adalah QR Pay, serta layanan crowdfunding.
‘’Sebagai institusi syariah kami percaya bahwa salah satu ciri khas kaum milenial adalah peduli dan berbagi,’’ kata Ade Cahyo.
- BMM dan Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk 4.597 Penyintas Gempa NTT
- Pengajuan KPR iB Hijrah Baitullah Bank Muamalat lewat Website Kprhijrah.id
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Oleh karena itu, lanjut Ade Cahyo, Mandiri Syariah menghadirkan fitur wakaf digital melalui mobile banking dan web khusus, selain fitur pembayaran zakat yang sudah hadir lewat mesin ATM dan mobile.
Ade Cahyo lalu menambahkan, dari sisi segmen, Mandiri Syariah juga akan tetap fokus pada segmen ritel.

