Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Danamon atau Danamon Syariah berencana menguatkan pertumbuhan produk tabungan haji dan umroh di tahun 2019.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Syariah dan Operasional Bank Danamon – Herry Hykmanto menjawab pertanyaan MySharing dalam Konferensi Pers Kinerja Keuangan Tahun 2018 di Menara Danamon, pekan lalu.
“Alhamdulilah tahun (2018) lalu fokus kami di program tabungan haji terlihat dari hasil pencapaian di akhir tahun. Untuk total DPK tumbuh 19% dimana pertumbuhan funding ini didominasi tabungan 23%, casa12% secara umum,” jelas Herry.
Menurut Herry, program Danamon Syariah untuk menguatkan produk tabungan haji, tabungan umroh dan produk pendanaan syariah lainnya terbukti berhasil. Secara umum, Danamon Syariah pada tahun 2018 mencatat pertumbuhan DPK hingga Rp679 miliar, atau tumbuh 19% dibanding tahun 2017.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
Karena itu, menurut Herry pada tahun 2019 ini Danamon Syariah masih akan meneruskan untuk menguatkan produk tabungan haji dan umroh ini.
Bahkan pihaknya akan menyiapkan beberapa channel distribusi elektronik hingga pertengahan tahun 2019 ini guna semakin menguatkan pertumbuhan program tabungan haji dan tabungan umroh tersebut.
Herry menambahkan, secara umum untuk tahun 2019 ini, pihaknya menargetkan pertumbuhan di sektor pendanaan adalah sebesar 17%. Sementara untuk sektor pembiayaan, Danamon Syariah menargetkan untuk bisa tumbuh sebesar 12% .

