Bank Syariah Mandiri semakin gencar memasarkan produk-produk pembiayaan syariahnya. Yang terbaru, BSM me-relaunch produk perbankan syariah BSM Oto, guna semakin melengkapi variasi produk perbankan syariah di bank umum syariah terbesar di Indonesia ini.
Dalam acara bincang-bincang dengan redaksi media massa di sela-sela kegiatan BSM Tarhib Ramadhan, 21/5/2017, Senior Executive Vice President (SEVP) BSM – Niken Andonowarih memaparkan, BSM baru saja me-relauching produk BSM Oto guna menggenjot pemasaran produk pembiayaan kendaraan bermotor dengan skim syariah.
Di-relaunching kembali produk ini, lanjut Niken, juga dalam rangka mengakomodir kebutuhan konsumen terhadap pembiayaan kendaraan berskim syariah dengan margin yang kompetitif.
“BSM menyedikan produk ini agar menjadi alternatif bagi konsumen yang mempunyai kebutuhan pembiayaan otomotif dengan prinsip syariah,” ungkap Niken. Produk ini, lanjut Niken, semakin mempertegas komitmen BSM dalam rangka menyediakan layanan produk-produk perbankan syariah yang lengkap dan variatif.
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
BSM OTO sendiri merupakan produk pembiayaan konsumer syariah kepada nasabah untuk memiliki kendaraan bermotor. Saat ini BSM OTO menggunakan akad Murabahah, untuk menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah, ke depannya akan dijajaki menggunakan akad Ijarah Muntahiya bit Tamlik (IMBT) dan Musyarakah Mutanaqisah (MMQ). Produk BSM Oto ini akan membidik pembiayaan untuk mobil baru jenis passenger dengan tenor mulai 1 (satu) tahun s/d 5 (lima) tahun. Adapun Down Payment (DP) minimum 25 % sesuai ketentuan yang berlaku.
BSM Oto jelas Niken menawarkan kepada nasabah pembiayaan syariah produk otomotif khusus mobil baru (new car) dengan range harga Rp 200 juta – Rp 500 juta. Dalam mengelola produk bank syariah ini, BSM bersinergi dengan jaringan Mandiri Grub seperti Mandiri Tunas Finance dan Mandiri Utama Finance. Sehingga melalui sinergi tersebut, pelayanan pembiayaan kendaraan bermotor secara syariah di BSM ini akan tidak kalah dengan yang dilakukan perusahaan pembiayaan bermotor.
”Ini adalah produk BSM namun didukung oleh Mandiri Tunas Finance dan Mandiri Utama Finance. BSM Oto menawarkan layanan pembiayaan tidak kalah dengan perusahaan multifinance, namun dari sisi margin bisa kompetitif,” lanjut Niken.
Menurut Niken, layanan BSM Oto saat ini sudah tersedia di area Jabodetabek (wilayah Regional 3, dan akan menyusul di seluruh kota-kota besar lainnya.
Dengan produk BSM OTO ini, lanjut Niken, BSM berharap akan bisa meningkatkan kinerja pertumbuhan pembiayaan khususnya di segmen consumer.

