Proses peluncuran Sukuk Tabungan. Foto: @KemenkeuRI

Diluncurkan, Sukuk Tabungan ST-001 Berkupon 6,9% per Tahun

Mulai ditawarkan Senin, 22 Agustus 2016, Sukuk Tabungan ST-001 berimbal hasil tetap sebesar 6.9% per tahun.

Pemerintah secara resmi meluncurkan Sukuk Tabungan ST-001, Jumat (19/8). Masa penawaran sendiri baru akan dimulai pada 22 Agustus sampai 2 September 2016 mendatang. Instrumen baru ini pun menjadi salah satu alternatif pilihan diversifikasi investasi bagi masyarakat dan pembiayaan pemerintah.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sukuk tabungan, yang merupakan varian dari sukuk ritel, adalah suatu bukti bahwa pemerintah bersungguh-sungguh tidak hanya ingin mengembangkan instrumen pembiayaan APBN. Namun, munculnya seri sukuk tabungan ST-001 diharapkan akan mendukung pula pengembangan pasar keuangan syariah di tanah air.

“Kami mengharapkan sukuk tabungan menjadi salah satu langkah, baik untuk menambah instrumen investasi bagi negara dan masyarakat, serta menambah instrumen pembiayaan APBN secara lebih baik, terutama bisa semakin mendorong perkembangan keuangan syariah,” katanya dalam Pembukaan Masa Penawaran ST-001, Jumat (19/8).

Ia menambahkan, sukuk tabungan pun tak hanya ditujukan bagi investor Muslim. Instrumen ini dapat dimanfaatkan bagi seluruh investor warga negara Indonesia yang ingin mendiversifikasikan asetnya berdasar kebutuhan di berbagai jenis instrumen investasi. “Basis dari pembelian instrumen ini bisa secara luas. Sukuk tabungan ini pun diterbitkan oleh negara, sehingga punya tingkat keamanan lebih baik,” tukas Sri.

Menkeu melanjutkan, hasil investasi dari sukuk tabungan akan digunakan untuk membiayai pembangunan, mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan. “Ayo ramai-ramai berinvestasi di sukuk tabungan karena terjangkau, aman, dan yang terpenting sesuai syariah,” pungkasnya. Seperti diketahui, Sukuk Tabungan ST-001 menggunakan akad Wakalah. Baca juga: Mengenal Konsep Sukuk Wakalah

Kupon 6.9%
Pemerintah telah menetapkan imbal hasil sukuk tabungan ST001 sebesar 6,9 persen per tahun. Imbalan tersebut akan dibayarkan secara bulanan dalam jumlah tetap. Pembayaran imbalan pertama dilakukan pada 7 Oktober 2016, sebulan setelah penerbitan sukuk tabungan pada 7 September 2016.

“Kami berharap imbal hasil ini cukup menarik di tengah penurunan tren suku bunga di Indonesia dan global,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI Robert Pakpahan dalam Pembukaan Masa Penawaran Sukuk Tabungan ST001, Jumat (19/8).

Pada kesempatan yang sama, Direktur BCA Rudy Susanto menuturkan, untuk penerbitan awal sukuk tabungan, imbal hasil 6,9 persen yang diberikan cukup menarik. Indikasi awal dari nasabah BCA yang meminati produk ini pun cukup tinggi. “Instrumen ini relatif baru jadi kami akan pasarkan semampu kami, tetapi biasanya cukup sukses,” jelasnya.

Sementara, Senior Vice President Wealth Management Group Head Bank Mandiri Elina Wirjakusuma mengatakan, sukuk tabungan akan menjadi instrumen yang menarik bagi nasabah Bank Mandiri. “Ini kesempatan bagi investor kecil untuk mendapatkan return yang menarik karena suku bunga sedang turun,” cetusnya.

[bctt tweet=”#SukukTabungan cocok untuk pemula dan investor kecil” username=”my_sharing”]

Penetapan imbal hasil sukuk tabungan mengacu pada imbal hasil surat berharga negara lainnya dengan tenor sama serta referensi dari suku bunga Bank Indonesia (BI Rate). Sebelumnya pemerintah telah menerbitkan saving bond ritel, yang imbal hasilnya sebesar tingkat suku bunga LPS plus 25 basis poin.