Dalam paparan kinerja Bank Danamon tahun 2015 kemarin (3/3/2016) di Jakarta, terungkap bahwa kredit syariah Bank Danamon selama tahun 2015 meningkat cukup signifikan. Seberapa besarkah peningkatannya?

Direktur Utama Bank Danamon – Sng Seow Wah saat membacakan paparan kinerja bank yang dipimpinnya menjelaskan, bahwa kredit syariah dari Unit Usaha Syariah Bank Danamon (Danamon Syariah) selama tahun 2015 tumbuh cukup bagus.
“Kredit syariah yang meliputi kredit untuk segmen UKM dan komersial, tumbuh 27% selama tahun 2015 menjadi Rp 2,9 triliun dari sebelumnya Rp 2,3 triliun di tahun sebelumnya,” jelas Sng Seow Wah.
Menurut Sng Seow Wah, pencapaian tersebut merupakan kinerja yang positif dari Danamon Syariah. Yang membuktikan bahwa pangsa pasar pembiayaan syariah di Indonesia masih sangat terbuka luas.
- Kembangkan Ekosistem Pembayaran Digital, Bank Muamalat Raih Penghargaan
- BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Bersinergi Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfak
- Meriahkan Iduladha 1447 H, Bank Muamalat Hadirkan Semarak Qurban Muamalat 2026
- Fitur Unggulan Muamalat DIN Topang Transaksi Nasabah Selama Ramadan
Sng Seow Wah lalu menambahkan, sementara itu untuk kredit Bank Danamon pada segmen perbankan korporasi dan komersial tercatat masing-masing sebesar Rp 17,7 triliun dan Rp 16 triliun.
“Di tahun 2015, kredit untuk segmen usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh 5% menjadi Rp 22,4 triliun dari Rp 21,3 triliun,” lanjut Sng Seow Wah.
Sedangkan pada segmen kredit kepada usaha mikro melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP) berada pada angka Rp 14,6 triliun, atau turun 23% dari Rp 19,0 triliun di tahun 2014.
Dengan demikian, kredit Danamon secara keseluruhan turun 7% menjadi Rp 129,4 triliun di tahun 2015 dari Rp 139,1 triliun pada tahun sebelumnya, demikian Sng Seow Wah – Direktur Utama Bank Danamon.

