Praktisi ekonomi syariah - Dr Irfan Syauqi Beik

Irfan Syauqi Beik: “Tahun 2021 Ekonomi Syariah Bertumbuh Positif”

Praktisi ekonomi syariah - Dr Irfan Syauqi Beik memperkirakan industri ekonomi syariah akan terus meningkat pada tahun 2021ini.

“Ekonomi syariah akan tumbuh positif, baik dari sektor riil syariah, perbankan syariah, maupun lembaga keuangan secara sosial berupa zakat, wakaf, infak, dan sedekah,” demikian hal tersebut disampaikan Irfan di Jakarta  (4/1).

Menurut Irfan, meskipun masih  terdapat ketidakpastian global dan tekanan  ekonomi, namun industri ekonomi syariah akan mampu menyumbangkan kontribusi yang positif terhadap perekonomian Indonesia.

“Hal ini telah terbukti selama pandemi COVID-19 yang terjadi sejak 2020, perkembangan ekonomi syariah bisa menunjukan kinerja yang sangat baik, Misalnya, kinerja perbankan syariah lebih baik dibandingkan dengan kinerja perbankan konvensional,” papar Irfan yang juga seorang akademisi dari IPB University dari Departemen Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Manajemen (FEM).

Selain itu, lanjut Irfan, tiga bank umum syariah terbaik, justru malah mencatatkan kenaikan dari sisi profitabilitas.

Irfan menambahkan, perkembangan industri halal, ternyata juga masih menunjukkan kinerja yang baik, meskipun mengalami tekanan semenjak pandemi berlangsung.

Karena itu, Irfan mengatakan, perkembangan ekonomi syariah yang positif tersebut, harus   didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Menurut Irfan, agar bank syariah bisa berkembang, pengelolaan kelembagaan harus kredibel dan pelaksanaan kegiatan usahanya haruslah profesional.

“Berkembangnya bank-bank syariah di Indonesia, tentunya harus ada dukungan dari manajemen Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Sebab, tidak mungkin suatu bank syariah dapat mencapai kesuksesan tanpa manajemen SDM syariah yang berkualitas,” tuturnya.

Irfan menerangkan, SDM yang berkualitas yang dibutuhkan oleh bank syariah adalah SDM yang secara keilmuan paham tentang konsep bank syariah dan ekonomi syariah, serta secara psikologis memiliki semangat keislaman yang tinggi.

“Sehingga dalam beraktivitas sehari-hari SDM tersebut ada rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa  tanggung jawab (sense of responsibility) terhadap kemajuan bank syariah,” demikian jelas Irfan Syauqi Beik.

 

 

 

More Stories
BRI Syariah dan ITB Kerja Sama di Bidang Jasa Layanan Perbankan Syariah