Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar gerakan da’i se-Asia Tenggara pada 2016. Gerakan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.

“Kami akan mengggelar gerakan Da’i se-Asia Tenggara untuk menyatukan umat Muslim melalui gerakan para da’i. Tujuannya untuk menyatukan dan meningkatkan ekonomi syariah,” kata Cholil kepada MySharing, Selasa (10/11.
Karena kemajuan sebuah negara itu, lanjut Cholil, dilihat dari dua sisi yakni bidang militer dan ekonomi. “Nah, ekonomi itu yang bisa jadi perannya, sipil dan sociaty. Oleh karena itu gerakan da’i se-Asia Tenggara adalah arahnya ulama untuk mendorong agar ekonomi syariah menjadi perhatian,” kata Cholil.
- BMM dan Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk 4.597 Penyintas Gempa NTT
- Pengajuan KPR iB Hijrah Baitullah Bank Muamalat lewat Website Kprhijrah.id
- Dua Tahun Berturut-turut, Muamalat DIN Raih Reader’s Choice Best Sharia Mobile Banking
- CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Lebih lanjut Cholil menyampaikan, gerakan da’i se-Asia Tenggara ini rencananya akan digelar pada 2016 mendatang. Dalam pertemuan pada da’i tersebut akan disusun lembaga atau institusi atau forum para dai se-Asia Tenggara dalam fokus utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi syariah bagi masing-masing negaranya.
Dalam pertemuan itu pula akan saling berbagi pengetahuan terkait pengembangan ekonomi syariah. Bagaimana pendekatan sosialisasi dan edukasi keuangan syariah lewat dakwah dalam upaya memberikan pemahaman kepada umat Muslim. ”Kami berharap perkembangan ekonomi syariah Indonesia juga bisa terus bertumbuh,” ujarnya.

