Spin Off Unit Syariah Jadi Prioritas Manulife

Manulife kini masih menunggu hadirnya regulasi pelaksana untuk spin off.

manulifeManulife Indonesia kian serius dalam mengembangkan unit syariahnya. Tak hanya menjalin kerja sama strategis dengan Bank Muamalat Indonesia dalam pemasaran produk asuransi syariah Zafirah, Manulife memasukkan pemisahan unit syariahnya (spin off) sebagai salah satu proyek prioritas.

Namun, saat ini Manulife masih menunggu regulasi pelaksana terkait spin off. “Saat ini kami tinggal menunggu regulasi pelaksana soal struktur kepemilikan perusahaan asuransi syariah. Yang jelas unit syariah ini masuk dalam prioritas proyek kami,” ujar Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Indren S Naidoo, awal pekan ini.

Ke depannya, lanjut Indren, pihaknya meyakini bisnis Manulife Syariah akan semakin berkembang. “Kami memiliki mitra strategis lewat Bank Muamalat Indonesia dan agensi. Bisnis Manulife Syariah akan tumbuh melalui dua saluran distribusi itu, sehingga ketika spin off akan siap,” cetus dia.

Saat ini setidaknya sudah ada 7000 agen Manulife yang bersertifikasi asuransi syariah. Pada tahun lalu pangsa pasar unit syariah Manulife dari sisi distribusi produk melalui agensi antara 15-18 persen terhadap total distribusi yang dihasilkan oleh induk. Sementara, pangsa pasar dari bisnis baru di kisaran 10 persen.

Pada kuartal I 2016, unit syariah Manulife membukukan premi bruto sebesar Rp 25,2 miliar (unaudited) atau meningkat 84 persen dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 13,7 miliar. Selain itu, basis nasabah juga meningkat sebesar 120 persen menjadi 1.886 peserta.

Terdapat 7000 agen Manulife yang bersertifikasi asuransi syariah Click To Tweet