BNI Syariah menahan pemberian pembiayaan di sektor mikro. Hal tersebut dikarenakan risiko pembiayaan bermasalah di sektor ini, akibatnya melambatnya ekonomi nasional.
![bni_syariah2-356x200[1]](https://keuangansyariah.mysharing.co/htttp:/mysharing.co/wp-content/uploads//sites/3/2015/05/bni_syariah2-356x2001-300x169.jpg)
Menurut Dinno Indiano, di saat kondisi ekonomi melambat kemarin, permasalahan besarnya pembiayaan macet ini memang paling besar melanda sektor mikro, yang mencapai 6,45 % di BNI Syariah.
Namun demikian, karena di sektor lainnya pembiayaan BNI Syariah relatif terjaga dari persoalan kredit macet, maka secara keseluruhan NPF BNI Syariah masih dalam kategori terjaga baik, yaitu 2,54%.
“Pembiayaan kami memang lakukan dengan hati-hati, agar kualitas pembiayaan dapat terjaga dengan baik Untuk pembiayaan mikro, kami masih akan melihat kondisi perekonomian. Apabila sudah membaik, tentu kami akan mengkaji kembali untuk bisa memberikan pembiayaan mikro kembali,” demikian tutup Dinno Indiano – Direktur Utama BNI Syariah.

