Waspadai Lima Karakteristik Investasi Ini!

Perhatikan legalitas lembaga keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Tawaran investasi dengan imbal hasil menggiurkan kerap menyambangi masyarakat. Padahal, jika dicermati hal tersebut merupakan salah satu karakteristik investasi yang tak bertanggung jawab. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun berbagi informasi lima karakteristik kegiatan investasi yang dapat diduga sebagai investasi tak bertanggung jawab.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S Soetiono mengatakan, karakteristik pertama yang patut diwaspadai adalah menjanjikan imbal hasil yang tinggi diatas batas kewajaran. Yang dimaksud di atas batas kewajaran adalah jika dibanding suku bunga deposito, obligasi atau return saham dalam setahun. “Kalau jauh di atas itu, katakan empat persen sebulan berarti setahun 48 persen, itu harus langsung waspada,” cetusnya.

Karakteristik kedua terkait keabsahan. Calon investor harus mempertanyakan legalitasnya, apakah sudah mendapat ijin dan dibawah pengawasan otoritas. “Itu saja bisa jadi pedoman konsumen atau masyarakat untuk berhati-hati sebelum melakukan transaksi,” kata Kusumaningtuti.

Legalitas tidak jelas ini bisa berupa tidak memiliki izin, memiliki izin kelembagaan tapi tidak punya izin usaha, atau memiliki izin kelembagaan dan izin usaha namun melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izinnya. “Perhatikan ciri-ciri yang perlu ditengarai dan kalau mau investasi datanglah ke tempat yang benar,” ujarnya.

Karakteristik selanjutnya dari investasi tidak bertanggung jawab adalah menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru atau member get member, memanfaatkan tokoh masyarakat/tokoh agama/figur publik untuk menarik minat berinvestasi, dan menyatakan klaim tanpa risiko. Skema penawaran investasi ilegal pun biasanya hadir melalui skema piramida atau ponzi, dimana keberlangsungan sistem ditentukan dari perekrutan anggota baru.

Oleh karena itu, lanjut Kusumaningtuti, pihaknya mengimbau masyarakat agar memahami bahwa investasi merupakan kegiatan yang berisiko dan senantiasa mengingat slogan HAPAL dalam berinvestasi. HAPAL adalah HAti-hati janji kepastian keuntungan tidak wajar dan tanpa risiko, Pastikan legalitas perizinan lembaga dan produknya serta pahami skema investasinya, dan Laporkan adanya penawaran investasi yang mencurigakan kepada OJK melalui telepon 1500-655, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

More Stories
Dorong Industri Halal Go Online, BRI Luncurkan Halal Mall di Tokopedia