Booth AASI di salah satu pameran. Foto: AASI

Tatang Nurhidayat, Terpilih Jadi Ketua AASI 2020-2023

Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) telah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB). RAT dan RALB ini, menyesuaikan dengan kondisi pandemi yaitu diselenggarakan melalui video conference.

Wakil Presiden Republik Indonesia – Prof DR (HC) KH Ma’ruf Amin selaku Ketua Dewan Penasehat AASI, berkenan memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi RAT/RALB. Sambutan lain disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan – Riswinandi.

Pada acara pembukaan hadir 117 peserta, yang berasal dari perwakilan Perusahaan Anggota AASI, OJK, Dewan Penasihat dan Pengurus AASI periode 2017-2020.

Menurut Direktur Eksekutif AASI Erwin Noekman, RAT kali ini terdiri atas beberapa agenda yang perlu mendapatkan persetujuan Anggota. Pengurus menyampaikan kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2019 lalu, dan sudah mendapat persetujuan Anggota.

Selanjutnya, jelas Erwin, pengurus menyampaikan usulan Rencana Kerja dan Biaya untuk tahun 2020 yang juga sudah mendapatkan persetujuan Anggota. Termasuk dalam RAT kali ini persetujuan Anggota terkait Laporan Konsolidasi AASI termasuk entitas anak.

Erwin memaparkan, untuk RALB, agenda utama adalah berupa pemilihan Ketua Umum AASI untuk masa bakti tahun 2020-2023. Ketua Umum sebelumnya, Ahmad Sya’roni menyatakan tidak bersedia untuk dicalonkan kembali untuk periode kedua kali. Untuk itu, sesuai Anggaran Dasar AASI, mekanisme pemilihan ketua umum harus dilakukan melalui RALB.

Secara total, terdapat 17 nama yang dicalonkan oleh perusahaan Anggota. Namun setelah melalui proses verifikasi dan konfirmasi hanya terdapat tiga kandidat yang bersedia dicalonkan sebagai Ketua Umum.

Erwin lalu menjelaskan, melalui mekanisme pemungutan suara sebanyak dua putaran, Tatang Nurhidayat memperoleh 68% suara dan terpilih sebagai Ketua Umum untuk 3 tahun ke depan. Kandidat lain adalah Srikandi Utami dan  Reza Ronaldo.

“Kita semua berharap ke depannya, Ketua Umum terpilih dan Pengurus periode 2020-2023 dapat menjalankan kepemimpinan AASI dengan amanah dan semakin meningkatkan peran industri asuransi syariah, utamanya menjelang penerapan batas waktu pemisahan unit syariah sesuai amanat UU 40 tahun 2014,” demikian tutup Erwin Noekman.

More Stories
Mandiri Syariah Sinergi dengan Askrindo Syariah dan Jamkrindo Syariah Dukung PEN