Salah satu kreasi rancang busana dalam Surabaya Fashion Parade 2020

Surabaya Fashion Parade Usung Tema “Viable”

Surabaya Fashion Parade resmi digelar pada 7 sampai 8 November 2020 ini  secara virtual dari  Surabaya. Event ini menampilkan lebih dari 30 desainer, antara lain; Deden Siswanto, Alben Ayub Andal, Aldre, Dibya, dan beberapa desainer lainnya yang tergabung dalam IFC Surabaya.

Surabaya Fashion Parade sendiri adalah event fashion yang diciptakan 13 tahun lalu di Tunjungan Plaza oleh Dian Apriliana Dewi, penggagas sekaligus founder SFP. Event ini bertujuan untuk memberikan wadah dan mengapresiasi penggiat fashion mulai desainer, pengajar, pengrajin, model, hingga siswa sekolah fashion untuk terlibat dalam dunia fashion dengan menampilkan karya dan bakat mereka.

Event Surabaya Fashion Parade tidak hanya memberikan manfaat untuk daerah, tetapi juga membanggakan fashion Indonesia untuk bisa melaju ke industri global,” demikian kata National Chairman Indonesian Fashion Chamber  – Ali Charisma.

Sejak tahun 2017, Surabaya Fashion Parade bekerja sama dengan Indonesian Fashion Chamber dan desainer-desainer yang menjadi anggota IFC untuk bersama-sama menciptakan sebuah event fashion solid dan paling ditunggu-tunggu di Jawa Timur.

Menurut Founder Surabaya Fashion Parade  – Dian Apriliana Dewi, di tahun ke-13, Surabaya Fashion Parade memilih tema Viable yang diambil dari Bahasa Inggris yang berarti ‘mampu untuk bertahan hidup dalam kondisi tertentu’.

“Dengan menitikberatkan pada konsep sustainability, arah industri fashion kini bergeser dan sedang mengalami perubahan. Berangkat dari pemanfaatan teknologi yang dinamis ditambah kesadaran industri fashion terhadap green fashion, maka SFP 2020 mengangkat isu ini agar dapat menjadi bagian dalam mengkampanyekan sustainable fashion secara optimal,” jelas Dian dalam konferensi pers  Surabaya Fashion Parade baru-baru ini.

Menurut Dian, dengan mengangkat tema  sustainable fashion, maka dampak buruk dalam produksi fashion dapat ditekan sehingga orang-orang yang terlibat didalamnya dapat menciptakan inovasi-inovasi yang ramah lingkungan.

“Menghadapi tahun 2020 yang penuh tantangan berupa pandemi Covid-19, kami berkomitmen tetap menyelenggarakan Surabaya Fashion Parade, meskipun dengan konsep yang berbeda dan penerapan new normal yang terstandardisasi. Event yang sedianya diadakan tanggal 16-19 April 2020 mundur ke tanggal 7-8 November 2020 dengan ide baru menjadi event virtual fashion parade pertama di Surabaya melalui live streaming Youtube Channel “Surabaya Fashion Parade,” papar  Dian.

Menurut Dian, perubahan konsep acara ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi tim SFP karena perubahan konsep acara, partisipan, dan kompetisi yang diadakan.

“Dengan memberikan kesempatan untuk desainer tetap berkarya di tengah pandemi, kami percaya SFP tahun ini akan membawa pengalaman baru bagi industri fashion Surabaya dan semua yang terlibat didalamnya,” demikian tutup  Dian.

 

 

 

 

 

More Stories
Strategi OVO Tingkatkan Inklusi Keuangan Digital Indonesia