Premi Amanah Ghita Naik 44%

PT. AJS Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Ghita) mencatat kenaikan penghimpunan kontribusi hingga 44% dalam periode Agustus 2016 – Agustus 2017.

Penghimpunan kontribusi di Agustus 2017 tercatat Rp 23 Miliar naik dari Agustus 2016 sebesar Rp 15,9 Miliar. “Peningkatan kontribusi juga berdampak positif terhadap pemupukan Akumulasi Dana Tabarru yang naik secara signifikan 115% atau sebesar Rp 7,9 Miliar di bulan Agustus 2017 dibandingkan tahun 2016 yang sebesar Rp 3,7 Miliar,” sebagaimana siaran pers yang diterima MySharing, Selasa (26/9).

Dengan pencapaian tersebut, berpengaruh kepada risk based capital (RBC) Perusahaan di bulan Agustus 2017 yang mencapai 160,72% atau naik hingga 178% dari 57,8% di periode yang sama tahun 2016. Pada Agustus 2017 ini, pendapatan ujrah perusahaan juga mengalami peningkatan sebanyak 35% atau sebesar Rp 6,7 Miliar dari Rp 4,9 Miliar di tahun sebelumnya.

Kualitas bisnis yang diraih hingga Agustus 2017 juga meningkat. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil surplus dana tabarru yang naik hampir 5 (lima) kali lipat atau sebesar Rp 4,1 Miliar dari yang hanya sebesar Rp 1,4 Miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Amanah Ghita juga terus berinovasi dengan melakukan sertifikasi manajemen system ISO 9001:2015 dari PT SGS Indonesia dan merupakan yang pertama mendapatkan sertifikasi tersebut di industri asuansi di Indonesia.

Tidak hanya itu, perusahaan juga terus melakukan terobosan dari sisi Teknologi Informasi, yaitu dengan menerapkan Aplikasi Asuransi Wisata Berbasis Android dan mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “Perusahaan Asuransi Syariah yang Pertama Menerapkan Apalikasi Asuransi Wisata Berbasis Android” dan membangun aplikasi Financing Integrated System (FIS) di Triwulan ke IV 2016 yang sanga membantu dalam mendongkrak bisnis bancassurance di 2017. Asuransi Amanah Ghita juga menerapkan whistleblowing system dalam rangka meningkatkan transparansi dan kepercayaan dari masyarakat.

Amanah Ghita juga membangun kerjasama agency dengan ESQ, mengembangkan produk Pro Haji (kerjasama Amanah Ghita dengan ESQ Tour & Travel), serta memperluas kerjasama dengan Balai Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengelola Asuransi Pengunjung Taman Wisata Alam (TWA) dan Taman Nasional di seluruh Indonesia, serta mengelola tempat wisata di bawah kelolaan Perum PERHUTANI.

More Stories
CIMB Niaga Syariah Catat Kenaikan Aset 45,4% di 2018