Perbankan Syariah Harus Tingkatkan Layanan Teknologi Finansial

Dengan teknologi Fintech, akses perbankan syariah dapat menjangkau wilayah yang lebih inklusif.

Pengawas Spesialis Teknologi Informasi Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bayu Hendra Sasana menyampaikan, bahwa saat ini perbankan syariah masih termasuk tahap awal penggunaan teknologi dalam layanan keuangannya. Dalam ini,  Bayu menilai perbankan syariah masih tahap Fintech 2.0 yang mencakup antara lain penggunaan mobile banking dan internet banking.

Menurut Bayu, industri keuangan syariah harus siap menghadapi era digitalisasi, ini karena penggunaan teknologi finanasial atau fintech sangat diperlukan. Bank syariah bisa memanfaatkan infrastruktur bank induk untuk pengembangan layanan berbasis teknologi tersebut.

“Jika infrastukturnya memadai, perbankan syariah boleh menggunakan infrastruktur di bank induk.  Karena ini sedikit banyak berpengaruh ke keuangan syariah, yakni punya peranan bagus untuk mengembangkan,” ujar Bayu dalam diskusi bertajuk “ Menuju Industri Keuangan Syariah yang Berkelanjutan di Era Digital” di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (14/6).

Bayu menuturkan, dengan digitalisasi dan penggunaan Fintech, maka nantinya akses perbankan syariah dapat menjangkau wilayah yang lebih luas atau lebih inklusif.  OJK pun terus mendorong inovasi produk digital bagi perkembangan keuangan syariah di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Taufik Marjumadi mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan OJK dan lembaga keuangan syariah lainnya untuk penggunaan Fintech dalam produk dan layanan asuransi syariah.

Sejauh ini menurut Taufik, di asuransi, baru beberapa produk dan layanan yang menggunakan teknologi. Seperti e-services dan e-claims yang dapat menggunakan akses internet dan mobile. “Apabila dengan penetrasi asuransi syariah yang baru 0,99 persen, peluang pangsa pasar masih sangat besar,” pungkas Taufik.

More Stories
Bank Mega Syariah dan Masjid Istiqlal Luncurkan Aplikasi e-Istiqlal