Diskusi Peluang Pembiyaan Syariah Bagi Program OK-OCE di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (30/8). foto: MySharing,

OK–OCE Berpeluang Dikembangkan Dalam Pembiayaan Syariah

Bank Syariah DKI siap mendukung pembiayaan program OK-OCE dalam membangkitkan sektor rii.

CEO Founder Program OK-OCE, Anggawira mengatakan, peluang pembiayaan syariah dalam program OK – OCE di DKI Jakarta sangat luas,  apalagi orientasi dari ekonomi syariah adalah membangkitkan sektor riil dan mendorong entrepreneurship baru.

“Maka itu diperlukan sebuah inovatif pembiayaan yang mampu bersinergi dengan program OK- OCE, seperti peningkatan kualitas pelayanan keuangan atau perbankan berbasis teknologi finansial  (Fin Tech),” ungkap Anggawira dalam diskusi panel bertajuk “Peluang Pembiyaan Syariah Bagi Program OK-OCE di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (30/8).

Anggawira menegaskan, saat  ini ditengah kemajuan teknologi diperlukan sebuah sistem keuangan  yang mampu berintegarasi secara komperehensif untuk saling bersinergi dan saling share (berbagi). Hal ini seperti di praktekkan oleh sistem transportasi berbasis online seperti Go-Jek, Grab yang berbasis aplikasi. “Saya yakin, dalam pembiayaan syariah bisa dibangun sistem yang serupa seperti ini, baik itu perbankan dan penjaminan kredit yang ada di DKI Jakarta,” ujarnya. .

Dia menjelaskan, OK -OCE adalah singkatan dari One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship. Salah satu program andalan Anies-Sandi di Pilkada DKI ini adalah bagaimana mencetak wirausaha baru di DKI Jakarta agar dapat menjadi benchmark di daerah lain.Program OK- OCE ini ditujukan untuk mengubah dan memihak kepada pengusaha kelas bawah, UMKM, dan pengusaha baru.

Adapun fokus dari program tersebut menyasar pada 5 (lima) hal, pertama, pemberian modal dan pendampingan usaha. Kedua, pelatihan oleh pengusaha sukses, yaitu pembangunan SDM melalui pendampingan (mentoring). Ketiga, garansi inovasi bekerjasama dengan swasta. Keempat, lulusan SMK langsung dapat kerja. Kelima, kredit khusus untuk ibu-ibu.

Anggawira mengatakan,  OK–OCE adalah sebuah gerakan perubahan masyarakat yang ingin memajukan kewirausahaan di negeri ini dan bukan program pemerintah. Dia pun  meminta dukungan dari berbagai pihak dalam mensukseskan program OK –OCE. “Terkait dengan ini kami membuka diri kepada pihak-pihak manapun terutana lembaga keuangan syariah dan lain-lain yang memiliki visi bersama untuk bersinergi dalam mensukseskan program OK– OCE tersebut,” ucap Anggawira.

Sementara, Kepala Unit Usaha Syariah (UUS)  Bank DKI Haryanto menyatakan, kesiapanya untuk mendukung program OK– OCE, sekaligus akan  menyesauikan dengan kebutuhan  baik dari segi pelayanan dan infrastrukturnya. Dengan demikian menurutnya, program  OK- OCE bisa bersinergi dengan UUS Bank DKI.

Heryanto mengakui bahwa  mengembangkan program OK- OCE diperlukan peran strategis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Daerah (Pemda), UUS Bank DKI akan senantiasa mengawal kebijakan- kebijakan tersebut untuk dikembangkan dalam  memajukan perekonomian masyarakat.

Untuk mendukung pengembangan program OK– OCE itu,  khususnya dalam mengembangkan UMKM, UUS Bank DKI telah membuat berbagai produk dan layanan baik pembiayaan dan pendanaan dalam memajukan UMKM di Jakarta. “Dengan demikian, kedepan dalam program OK – OCE,  Bank DKI Syariah siap mendukungnya,” kata Heryanto.

Adapun Direktur Keuangan Jamkrida, Imam Wahyudin menambahkan, peluang UUS Bank DKI dalam pembiayaan syariah di program OK – OCE terbuka sangat lebar sekali, hal ini tidak lepas dari banyaknya para star-up atau pelaku UMKM di gerakan program OK – OCE  yang konsen dalam pengembangan produk – produk halal yang saat ini menjadi sebuah trand industry halal global.  Selain itu juga dalam produk syariah memiliki berbagai variasi produk pembiayaan yang tidak dimiliki oleh sistem pembiayaan konvensional-hal ini sangat menarik bagi pelaku program OK–OCE untuk mengakses pembiayaan melalui bank syariah.

Bank DKI Syariah siap sukseskan OK OCE Click To Tweet

Bahkan untuk mengurangi tingkat resiko dalam pembiayaan syariah, UUS Bank DKI selama ini telah menjalin kerjasama dengan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida). “Untuk penjaminan kredit selama ini Jamkrida mengcover 75 persen kredit yang dilakukan di UUS Bank DKI, sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk berinteraksi dalam pembiayaan di UUS Bank DKI karena adanya Jamkrida selama ini,” pungkas Imam.

More Stories
Rumah Zakat Siapkan Superqurban Untuk Iedul Adha