Suasana peragaan busana Muslim di Muffest 2021 Gandaria City di Jakarta.

Muffest 2021 Gandaria City Tampilkan Beragam Ide Kreatif Busana Muslim Pasca Pandemi 

Muffest 2021 Gandaria City Jakarta yang digelar oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Dyandra Promosindo baru-baru ini, menghadirkan pameran produk dari desainer, serta brand fesyen Muslim dan modest wear lokal maupun nasional.

Muffest 2021 Gandaria City juga  menggelar fashion show kreasi para perancang mode Indonesia, yang menghadirkan beragam kreasi busana Muslim yang inovatif.

Diantara karya-karya kreatif yang ditampilkan dalam Muffest 2021 Gandaria City adalah  White Liar dari Lisa Fitria. Koleksi Lisa Fitria ini terinspirasi dari kehidupan sehari hari yang tidak lepas dari suguhan kebohongan yang disajikan melalui media social , konten acara di televisi, dan juga lingkungan sekitar kita.

Untuk menterjemahkan tema ini, Lisa Fitria menuangkannya dalam warna koleksi yang dominan warna hitam sebagai wakil dari kata bohong yang identik dengan hal negatif. Sebagai dampak kebohongan putih dituangkan dalam coretan abstrak penuh warna warni, sebagai bentuk ekspresi bahagia atau kebohongan tersebut adalah kebohongan demi kebaikan. Kemudian muncul di dalam koleksi, tulisan-tulisan Jawa kuno hanya sebagai symbol, mulut dan ucapan kita adalah dua mata sisi yang bisa positif dan negative. dampaknya. Yang dalam pepatah orang Jawa mengatakan “Ajining Diri Ono Ing Lathi”.

Dalam koleksi terbaru kali ini Lisa Fitria menampilkan 6 looks gaya casual sporty yang androginy  dengan look edgy.  Kreasi-kreasi ini menghadirkan  warna dominan hitam dengan coretan motif abstrak pada beberapa bagian di potongan busana,  dan motif LF Signature sebagai mix macth koleksinya, yang hampir 90% memakai material rajut dengan menggunakan mesin digital knitting dalam bentuk celana harem, rok asimetris, vest , sweater dan crop top.

Rancangan berikutnya adalah Boldsession by Erika yang menampilkan “Shades of Rotua”. Ini adalah  guratan kenangan masa kecil tentang Rotua,  bagi desainer Erika Ardianto,  pada saat pertama kali mengenal suku Batak dan budayanya. Rotua sendiri, gadis ini selalu bersemangat, penuh cinta, dan setia  mencapai yang terbaik, walau apapun yang terjadi.

Rotua berhasil membentuk karakter para perempuan Batak dalam benak Erika Ardianto dan membuatnya jatuh hati terhadap budaya tanah Toba, termasuk kain ulos.  Sehingga sejak tahun 2017, Boldsession by Erika konsisten menggunakan berbagai jenis kain ulos (sadum, hande-hande, dan pucca) untuk busana custom order sampai masker premium.

Dalam Muffest 2021 ini,  tema ‘shades of Rotua’ didedikasikan Erika untuk si teman masa kecilnya ini, dengan koleksi berbahan utama ulos pucca katun, yang  nyaman digunakan dalam keseharian dan jauh dari kesan ‘berat’.

Kain dibuat oleh pengrajin lokal, bernuansa warna solid bersentuhan cerah. Dipadu dengan katun toyobo, twiscone,  linen, dan sedikit sentuhan polyester. Tetap dengan ciri khas garis desain yang bold tetapi ringan dan dinamis. Koleksi terdiri atas tops, kemeja, outer, dress, rok lilit dan obi.  Dilengkapi dengan bros dan tas purun berdetail kain ulos hande-hande dan pucca,  kolaborasi Boldsession.

Kreasi rancangan berikutnya adalah Novelte, Odyssey by Opie Ovie. Kreasi Odyssey by Opie Ovie kali ini, tetap kreatif dan bersemangat dalam berkarya, melihat kedepan dengan harapan baru. Optimis, berpijak pada filosofi kesederhanaan, menjaga alam dan budaya serta pemikiran ke depan.

Paduan tradisi, penggunaan bahan batik bermotif geometrik masa kini dengan teknologi laser cutting dan 3D print untuk embellishments dan asesoris mini bag. Kemudian, penggunaan bahan alami katun, linen dan denim untuk kenyamanan penggunanya.  Selain itu, warna-warnanya membumi, dan didominasi nuansa cream dengan tambahan monochrome dan indigo.

Dalam kreasi rancangan ini, style exotic dramatic dengan siluet H dan X membuat pemakai tampil rapih, nyaman dan edgy. Paduan keteraturan dan ketidakteraturan, bentuk simetris dan asimetris, dan dengan garis design timeless.

Koleksi Odyssey ini dapat di-mix n match dengan produk RTW (Ready To Wear) Opie Ovie, karena merupakan rangkaian produk yang  selaras, bahkan dapat juga dengan brand lain. Produknya berupa dress, skirt, outwear dan berbagai macam 3D printing asesoris.

Penggunaan 3D printing menambah keunikan dari brand Odyssey. Permainan bentuk konstruksi pola kerah, tangan dan kupnat lipit yang membuat baju ini tidak ketat, sehingga pemakai masih bisa bergerak dengan leluasa.

Ke depannya, output yang dihasilkan dari brand Odyssey dapat memberi alternatif kekayaan kreatifitas dan memungkinkan produksi karya fashion, asesoris dan life style secara custom dengan keragaman yang luas.

Kreasi selanjutnya adalah Dramatic Rustic  dari brand Vee House by Alvy Oktrisni. Rustic memiliki satu karakteristik utama, yaitu penggunaan bahan-bahan bernuansa alami. Bahan alam mentah yang belum diolah kerap ditemukan pada desain interior, seperti penggunaan unfinished wood.

Desain kayu rustic biasanya memiliki tekstur yang kasar dengan tepian tanpa polesan dari mesin yang membuatnya berkilau dan tidak menggunakan kayu imitasi. Ide ini yang menginspirasi koleksi fashion Vee House by Alvy Oktrisni.

Nuansa-nuansa warna tema rustic yang hangat ditampilkan dengan styling koleksi yang punya filosofi mendalam ini. Dramatic Rustic juga menggambarkan kejenuhan akan hiruk pikuk urbanism. Dapat juga  diartikan ingin keluar dari belenggu perkotaan dan kembali ke suasana yang lebih alami. Dua hal kontras juga coba tawarkan dikoleksi ini, yakni keterikatan dan kebebasan. Look dengan sentuhan boho dan sleek adalah dua hal berlawanan. Outfit yang bisa dipadu padan satu sama lainnya, serta pola zero waste dan less waste dan upcycling di beberapa bagian.

Material yang digunakan antara lain bahan katun, linen, wol dan kulit dan lace. Material nuansa alami ini diaplikasikan pada outer, blouse, rok, dress, vest,  bahkan obi (ikat pinggang yang terbuat dari kain).  Dengan warna-warna  yang hangat seperti cokelat, abu-abu, hijau, khaki, dan terakota, merah oxblood. Inspirasi warna ini berasal dari alam seperti misalnya; bebatuan, batang kayu, lumpur, dan tanah.

 

More Stories
CIMB Niaga Syariah Optimalkan Syariah Card di Masa Pandemi