Mengenal Profesi Penting di Industri Pasar Modal Syariah: Ahli Syariah Pasar Modal!

Industri pasar modal syariah di tanah air mulai menggeliat dalam beberapa tahun terakhir ini, yang ditandai dengan semakin banyaknya perputaran dana yang mengalir di industri ini. Industri ini diyakini akan semakin maju, apabila jumlah ASPM semakin banyak.

OJK sendiri terus berupaya memajukan industri pasar modal syariah, yang terbaru dengan mengeluarkan regulasi POJK No. 16/2015 mengenai Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM). ASPM ini diharapkan bisa semakin menggairahkan industri ini dengan meng-create produk-produk baru di industri pasar modal syariah, sehingga industri ini akan bisa berkembang lebih bagus. ASPM juga sangat diharapkan bisa mendorong proses percepatan penerbitan sukuk-sukuk korporasi di industri pasar modal syariah.

Pada hakekatnya, Ahli Syariah Pasar Modal adalah pihak yang bertindak sebagai penasehat dan/atau pengawas terkait dengan aspek syariah dalam kegiatan usaha perusahaan, termasuk memberikan opini kesesuaian terhadap prinsip syariah atas produk/jasa syariah di pasar modal.

ASPM ini dapat berupa orang perorangan atau badan usaha yang wajib memiliki integritas dan kompetensi (pengetahuan dan pengalaman di bidang pasar modal dan syariah muamalah).

Tugas dan tanggung jawab dan wewenang ASPM sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS) antara lain; memberikan nasehat dan saran terhadap pihak yang melakukan kegiatan syariah di pasar modal, mengawasi pemenuhan penerapan prinsip syariah di pasar modal dalam kegiatan usaha perusahaan, mendampingi/mewakili perusahaan dalam berdiskusi dengan DSN-MUI, memberikan pernyataan kesesuaian syariah terhadap prinsip syariah di pasar modal atas produk/jasa syariah di pasar modal.

Sementara itu, untuk tugas, tanggung jawab dan wewenang ASPM sebagai tim ahli syariah (TAS) antara lain; menelaah pemenuhan prinsip syariah di pasar modal atas produk/jasa syariah yang diterbitkan oleh perusahaan, memberikan pendapat dan memastikan Tim Ahli Syariah memberikan pernyataan kesesuaian syariah terhadap prinsip syariah di pasar modal atas produk/jasa syariah di pasar modal, meminta data dan informasi kepada perusahaan dalam rangka memberikan nasehat dan melakukan pengawasan pelaksanaan penerapan prinsip syariah di pasar modal.

Sementara itu, masa berlaku dan perpanjangan izin ASPM berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang paling cepat 90 hari sebelum masa berlaku izin berakhir.

Sudah jelas kan kamu mengenai profesi Ahli Pasar Modal Syariah?

More Stories
BNI Syariah Dukung Industri Fashion Halal