Direktur Utama Mandiri Syariah - Toni EB Subari (tengah) berbincang dengan mahasiswa IPB peserta program ISDP, hari ini (18/1) di Bogor, Jawa Barat.

Mandiri Syariah Dukung Sociopreneur Mahasiswa IPB

Mandiri Syariah  dan Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZNAS BSM Umat) bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) meluncurkan Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).

Direktur Utama Mandiri Syariah – Toni EB Subari hari ini, Kamis (18/1/2018) menyerahkan secara simbolis program ISDP kepada Rektor IPB – Dr. Arif Satria, SP, M.Si di kampus IPB, Bogor.

Pada kesempatan yang sama, Mandiri Syariah juga menyerahkan beasiswa crash program senilai Rp100 juta.

Menurut Toni EB Subari, ISDP merupakan program beasiswa berupa pemberian uang saku, SPP, pembinaan spiritual, permodalan, pelatihan/magang kewirausahaan serta pendampingan usaha.

“Program senilai Rp1.9 milyar untuk 25 mahasiswa terpilih ini bertujuan mencetak wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial kepada masyarakat,” jelas Toni.

Menurut Toni, ISDP sejalan dengan misi Presiden Joko Widodo terkait pengusaha muda.

“ISDP merupakan fokus dan concern Mandiri Syariah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui program ini diharapkan lahir para pemuda yang mandiri dan bisa berwirausaha dengan segala keterampilan yang dimilikinya,” ungkap Toni.

Sementara itu Direktur Eksekutif Laznas BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah menambahkan, tujuan ISDP adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai bidang sociopreneur secara umum.

Rizqi menyampaikan para penerima beasiswa dituntut mampu memberikan dampak positif khususnya dari sisi sosial ekonomi masyarakat. Mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan (agent of change), diharapkan tidak hanya memberi perubahan dari segi intelektualitas saja, tetapi dapat menciptakan dan melahirkan entrepreneur yang  terampil dan mandiri.

Toni menambahkan kerjasama Mandiri Syariah dengan IPB sendiri selama ini sudah berjalan sejak  2007.

“Kami bersyukur dan bangga mendapat kepercayaan IPB dalam menyediakan layanan pembayaran SPP mahasiswa melalui host to host. Ke depannya kami berharap mendapat peluang lebih besar untuk menawarkan layanan dan produk perbankan syariah lainnya kepada karyawan dan mahasiswa IPB,” ujar Toni.

Selain kerja sama  jasa dan layanan perbankan, beberapa waktu sebelumnya Mandiri Syariah turut mendukung kegiatan mahasiswa IPB melalui pembangunan musholla di lingkungan kampus, dukungan berbagai kegiatan mahasiswa seperti dies natalies, try  out, dan lain-lain.

Rektor IPB Arif Satria menyampaikan kehadiran Mandiri Syariah sudah tidak asing di lingkungan IPB. Menurut Arif, IPB sangat mengapresiasi program ISDP yang diinisiasi oleh Mandiri Syariah.

“Selama ini sebagian para pelaku usaha adalah by accident. Minim sekali pelaku usaha yang by desain. ISDP adalah program yang akan melahirkan pelaku usaha dan start up yang berasal dari mahasiwa dengan desain yang sangat baik,”  ungkap Arif Satria.

Mandiri Syariah sendiri selama ini telah banyak bekerja sama dengan universitas negeri di antaranya Universitas Gajah Mada, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Universitas Islam Malang (Unisma) serta kampus-kampus besar di beberapa wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan ini pula, Mandiri Syariah berharap dapat menawarkan produk perbankan seperti pembiayaan umrah dan tabungan haji, Gadai dan Cicil emas, BSM OTO, BSM Griya, dan lain-lain.

“Kami optimistis produk kami dapat mengakomodasi keinginan karyawan dan mahasiswa untuk berbank syariah,” ujar Toni.

SEVP Retail Banking Mandiri Syariah – Niken Andonowarih menambahkan, sebagai bank BO II, Mandiri Syariah menjadi bank penyalur gaji pegawai negeri.

“Kami sangat senang apabila ada pegawai atau dosen IPB ingin melakukan payrollnya di Mandiri Syariah,” demikian ungkap Niken.

 

More Stories
Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo
BNI Syariah Salurkan Bantuan Rp 1,4 Miliar Melalui Kisah Cinta Hasanah