Mandiri Sekuritas Pasarkan Sukuk Ritel SR012

Mandiri Sekuritas dipercaya lagi oleh Pemerintah R.I. sebagai salah satu mitra distribusi produk investasi Sukuk Ritel SR012. Produk yang ditawarkan khusus untuk Warga Negara Indonesia (WNI) ini mulai dipasarkan pada tanggal 24 Februari 2020 sampai dengan 18 Maret 2020.

Sukuk Ritel SR012 adalah instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dikelola berdasarkan prinsip syariah, dengan tidak mengandung unsur-unsur:  judi (maysir), ketidakjelasan (gharar), riba (usury), serta sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Menurut SEVP Mandiri Sekuritas – Theodora VN Manik, penerbitan SR012 menggunakan akad Ijarah atau akad kemanfaatan dengan imbalan dari keuntungan hasil kegiatan investasi.

“SR012 menawarkan lima manfaat bagi para investor, antara lain, aman karena dijamin oleh Pemerintah, mudah diakses secara online, menarik dengan imbalan tetap 6,30 persen per tahun, terjangkau mulai dari 1 juta rupiah, dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder,” papar Theodora.

Untuk tenor atau jangka waktu investasi SR012, lanjut Theodora adalah selama tiga tahun, dengan penerimaan kupon dibayarkan pada setiap bulan di tanggal 10 terhitung mulai 10 April 2020.

Dijelaskan Theodora, dengan memiliki produk SR012, para investor tidak perlu kuatir bila ada kebutuhan untuk pencairan dana sebelum jatuh tempo karena dapat diperdagangkan di pasar sekunder antar investor domestik.

Selain itu, lanut Theodora berinvestasi di SR012 adalah wujud nyata kontribusi sebagai WNI terhadap negara. Karena  hasil penjualan SR012 ini digunakan untuk mendanai kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

“Berinvestasi pada produk SBN adalah salah satu solusi untuk menghadapi tantangan ekonomi karena dapat menjaga nilai aset dan meraih keuntungan pasti,” demikian tutup Theodora VN Manik.

Sampai 31 Desember 2019, Mandiri Sekuritas memiliki 119.000 nasabah individu atau ritel, atau tumbuh sebesar 27% dari tahun 2018 yang masih berjumlah 94.000 ribu nasabah. Dari jumlah tersebut,  lebih dari 80% adalah nasabah yang bertransaksi secara online melalui platform Mandiri Online Securities Trading (MOST). Untuk tahun 2020 ini, Mandiri Sekuritas menargetkan jumlah nasabah individu perseroan meningkat sebesar 24,36%, atau menjadi 148.000 nasabah. Mandiri Sekuritas mengandalkan sistem transaksi online guna mengejar target jumlah nasabah tersebut.

 

More Stories
Bank Muamalat Pasarkan Sukuk Ritel SR-012