Lelang Sukuk Negara Lagi, Pemerintah Himpun Rp 7,120 Triliun

Pemerintah berhasil menghimpun dana Rp 7,120 triliun dari Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara terbaru, kemarin, Selasa (1/10) di Jakarta. Lelang Sukuk Negara ini adalah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019.

Pemerintah Indonesia melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara untuk seri SPNS02042020 (new issuance), PBS002 (reopening), PBS019 (reopening), PBS022 (reopening) dan PBS015 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.

Total nominal Sukuk Negara yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan tersebut yaitu sebesar Rp7.120.000.000.000,00 (tujuh triliun seratus dua puluh miliar rupiah) adalah berdasarkan dari total penawaran yang masuk sebesar Rp28.111.300.000.000,00 (dua puluh delapan triliun seratus sebelas miliar tiga ratus juta rupiah).

Adapun Sukuk Negara SBSN seri SPN-S yang akan diterbitkan di atas adalah menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back dengan mendasarkan pada fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor 72/DSN-MUI/VI/2008. Sedangkan SBSN seri PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased dengan mendasarkan pada fatwa DSN-MUI nomor 76/DSN-MUI/VI/2010.

Underlying asset untuk penerbitan seri SPN-S menggunakan Barang Milik Negara yang telah mendapatkan persetujuan DPR R.I. dan telah memenuhi persyaratan seperti diatur dalam Pasal 2 ayat 4 Peraturan Menteri Keuangan nomor 56/PMK.08/2012 tentang Pengelolaan Aset Surat Berharga Syariah Negara yang Berasal dari Barang Milik Negara. Sedangkan underlying asset untuk penerbitan seri PBS menggunakan proyek/kegiatan dalam APBN tahun 2019 yang telah mendapat persetujuan DPR R.I. melalui UU Nomor 12 Tahun 2018 tentang APBN Tahun Anggaran 2019 dan sebagian berupa Barang Milik Negara.

Bertindak sebagai penerbit SBSN adalah Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia yang merupakan badan hukum yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara dan didirikan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2008 khusus untuk menerbitkan SBSN.

 

 

 

More Stories
BNI Syariah Gelar Program Merdeka Berhasanah