Pimpinan Unit Syariah, Allianz Life Indonesia - Yoga Prasetyo
Pimpinan Unit Syariah, Allianz Life Indonesia - Yoga Prasetyo memaparkan kinerja Allianz Life Syariah 2018 pada Media Gathering Allianz di Jakarta (15/5).

Kinerja Allianz Syariah Tumbuh Positif Tahun 2018

Unit usaha syariah dari PT Asuransi Allianz Life Indonesia  (Allianz Life Syariah), berhasil mencatatkan kinerja positif pada tahun 2018 dengan perolehan Pendapatan Premi Bruto sebesar Rp1,107 triliun, atau meningkat sebesar 9,1% dibanding tahun sebelumnya.

Demikian hal tersebut diungkapkan Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia – Yoga Prasetyo dalam acara Diskusi Media Allianz Syariah pada Rabu (15/5) di Thamrin, Jakarta.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Yoga, untuk total asset Allianz Life Syariah juga mengalami pertumbuhan,  yakni sebesar 6,4% atau meningkat dari Rp2,7 triliun menjadi Rp2,9 triliun pada tahun 2018.

Sementara itu untuk Dana Tabarru’, jelas Yoga, Allianz Life Syariah di tahun 2018 juga meningkat sebesar 8,3% menjadi Rp593,7 miliar, dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp548,3 miliar. Dana Tabarru’ sendiri adalah kumpulan dana yang berasal dari kontribusi peserta asuransi syariah dan digunakan sebagai dana tolong menolong kepada peserta lain yang terkena musibah sesuai akad Tabarru’ yang telah disepakati.

“Pertumbuhan positif Dana Tabarru’ menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat dalam mengamanahkan pengelolaan perlindungan asuransi jiwa syariahnya kepada Allianz Life Syariah. Hal ini juga tercermin dari jumlah peserta Allianz Life Syariah yang meningkat sampai dengan 102.094 peserta pada 2018,” papar Yoga.

Di sisi lain, lanjut Yoga, Allianz Life Syariah memenuhi amanah dari para peserta dengan menyalurkan Dana Tabarru’ untuk pembayaran klaim dan manfaat asuransi kepada sesama peserta sebesar Rp412,2 miliar pada tahun 2018 atau meningkat 7,4% dibandingkan tahun 2017.

“Pertumbuhan positif ini tentu tidak lepas dari berkembangnya tren industri syariah di masyarakat dan peranan generasi millenial yang merupakan potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, Allianz terus berinovasi untuk memperkuat posisi di dalam potensi segmen pasar yang potensial ini serta melakukan sosialisasi dan edukasi produk syariah yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penetrasi asuransi jiwa, khususnya asuransi jiwa syariah,” jelas Yoga lagi.

Menurut Yoga, Allianz Life Syariah secara rutin dan berkesinambungan melakukan sosialisasi dan edukasi produk asuransi syariah, baik kepada mitra bisnis keagenan sebagai garis terdepan yang menjadi ujung tombak pemasaran, serta kepada masyarakat luas dengan bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) secara rutin ke berbagai daerah di Indonesia.

Tidak hanya itu, jelas Yoga lagi, mulai tahun 2018, Allianz Life Syariah jugamengkampanyekan “Syariah is Now” sebagai langkah strategis dalam mengembangkan jaringan pemasarannya dengan fokus perekrutan terhadap generasi milenial yang berminat mengembangkan kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship), dimana ke depannya generasi ini juga akan menjadi target pasar asuransi syariah.

Beberapa langkah yang dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi mengenai asuransi syariah secara rutin terutama  ke kampus-kampus dan membuka akses seluas-luasnya bagi para milenial yang ingin memperdalam pemahaman mengenai asuransi syariah.

Sementara itu, salah satu bentuk sosialisasi dan edukasi asuransi syariah bagi masyarakat yang dilakukan Allianz Life Syariah adalah menginisiasi program Kado Umroh 2018. Setelah mewujudkan impian 25 sosok yang menginspirasi untuk berangkat ke tanah suci dan melakukan ibadah umroh di tahun lalu, tahun ini Allianz Life Syariah kembali menghadirkan program #BerlipatnyaBerkah dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk berbagi kebaikan.

“Allianz Life Syariah selalu berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlindungan asurasi jiwa berbasis syariah dengan mengajak masyarakat untuk berbagi kebaikan dan memulai #BerlipatnyaBerkah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlindungan asuransi jiwa, sekaligus memberi kesempatan bagi masyarakat yang layak untuk mendapatkan dan mewujudkan impian yang dimiliki, yakni berangkat ibadah umroh ke tanah suci,” kata Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia.

Tahun ini, peserta yang ingin menominasikan sosok inspiratif yang layak untuk diberangkatkan umroh seperti marbot masjid, satpam perumahan, asisten rumah tangga, petugas kebersihan atau office boy di kantor untuk mendapatkan kesempatan memenangkan Program #BerlipatnyaBerkah dengan cara memposting tulisan ataupun video yang menarik melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Youtube, ataupun blog.

 

 

More Stories
Universitas YARSI Dukung Kemajuan Bioinformatika Selenggarakan InCoB 2019