Para pembicara dalam Islamic Digital Day yang KNKS di Jakarta (16/9).

Islamic Digital Day, Komitmen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Syariah Digital

Indonesia mempunyai visi sebagai pemain utama ekonomi syariah terkemuka dunia. Salah satu strategi utamanya untuk mencapai visi tersebut adalah penguatan di bidang ekonomi digital yaitu perdagangan (e-commerce, market place) dan keuangan (teknologi finansial).

Direktur Eksekutif Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) – Ventje Rahardjo menilai, bahwa Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk memanfaatkan peluang dari berkembangnya industri halal global. Melalui KNKS, Pemerintah mendorong munculnya sistem pembayaran digital syariah dan marketplace halal untuk menstimulus pertumbuhan sektor-sektor industri halal lainnya

Hal tersebut terungkap dalam acara Islamic Digital Day yang diselenggarakan KNKS kemarin, Senin (16/9) di Financial Club Graha Niaga, Sudirman, Jakarta.

Islamic Digital Day ini  bertujuan guna mendorong tumbuhnya inovasi, teknologi dan digital platform sebagai bagian yang terintegrasi dengan gaya hidup masa kini yang menuntut pelayanan prima, cepat, mudah, nyaman dan berkah.

Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS – Afdhal Aliasar menjelaskan, bahwa Ekosistem Ekonomi Syariah Digital perlu dikembangkan untuk pemenuhan kebutuhan seiring dengan berkembangnya teknologi dan pola bisnis yang demikian cepat.

“Ekosistem ini merupakan integrasi dari inovasi, teknologi dan platform digital sesuai dengan prinsip syariah untuk memfasilitasi gaya hidup 4.0 yang menuntut pelayanan prima fully-digital,” jelas Afdhal Aliasar.

Pada kesempatan  Islamic Digital Day ini sendiri membahas tema “Potensi Ekosistem Ekonomi Syariah Digital Indonesia”. Kegiatan dimulai dengan penyampaian keynote speech oleh 2 anggota Dewan Pengarah KNKS, yaitu Prof. Dr(HC). KH Ma’ruf Amin (Ketua Umum MUI/DSN MUI) dan Bambang Brodjonegoro (Menteri PPN/ Kepala Bappenas). Hadir beberapa panelis, selain Afdhal Aliasar sendiri, juga  Fajrin Rasyid (Presiden Bukalapak), Widjayanto Djaenudin (Group Head Sales & Sharia Unit LinkAja), dan Dr. Oni Sahroni (Ahli Ekonomi Syariah).

Dalam rangkaiannya, Islamic Digital Day mengenalkan Ekosistem Ekonomi Syariah Digital melalui video atraktif yang berkolaborasi dengan Nussa yang diproduksi oleh The Little Giantz.

Indonesia telah memiliki banyak beragam solusi ekonomi syariah digital yang telah memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari.

Co-Founder dan Presiden Bukalapak – Fajrin Rasyid dalam Islamic Digital Day ini menjelaskan, bahwa Bukalapak memiliki beberapa produk dalam rangka peningkatan kualitas hidup melalui BukaZakat, BukaReksa Syariah, dan BukaModal.

“‘Belanja berkah’ menjadi target dalam mengantarkan produk langsung ke tangan para pelanggan. Tentunya, produk-produk dan layanan telah memenuhi prinsip-prinsip syariah sehingga menjamin keamanan dan kenyamanan berbelanja,” demikian jelas Fajrin Rasyid.

 

More Stories
Allianz Life Syariah Luncurkan Fitur Wakaf