Jajaran Direksi Danamon Syariah saat Paparan Kinerja Kuartal I 2019 di Jakarta (23/4).

Danamon Umumkan Laporan Keuangan Kuartal  I  2019

Khusus Unit Usaha Syariah Bank Danamon (Danamon Syariah), mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 20% dibandingkan Kuartal I 2018.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk  (Danamon) pada 23 April 2019  di Menara Danamon, Kuningan, Jakarta mengumumkan laporan keuangan untuk kuartal I tahun 2019.

Bank Danamon membukukan total portofolio kredit dan trade finance sebesar Rp 138 triliun pada kuartal pertama tahun 2019, tumbuh 6% dibandingkan setahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit tersebut didukung oleh permintaan konsumen yang kuat di sejumlah segmen kunci, seperti Consumer Mortgage dan pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance. Bank juga mencatatkan kualitas aset yang sehat, dengan posisi rasio kredit bermasalah (non-performing loans/NPL) menjadi 2,8% dibandingkan 3,2% setahun sebelumnya.

Pada tiga bulan pertama tahun 2019, Bank Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (net profit after taxes/NPAT) sebesar Rp 933 miliar.

“Terkait kinerja, kredit yang kami salurkan terus bertumbuh khususnya di sejumlah segmen bisnis, termasuk Consumer Mortgage, pembiayaan kendaraan bermotor, Enterprise Banking dan Perbankan UKM,” ujar Satinder Ahluwalia, Chief Financial Officer dan Direktur Bank Danamon.

Menurut Satinder, portofolio kredit Consumer Mortgage tumbuh 27% menjadi Rp 8,3 triliun. Sementara kredit di segmen Enterprise Banking yang terdiri dari Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial dan Institusi Keuangan naik 7% menjadi Rp 39,5 triliun.

Untuk segmen Perbankan UKM mencatatkan pertumbuhan sebesar 6% menjadi Rp 31,1 triliun.

Sementara itu, untuk segmen syariah, menurut Direktur Syariah Bank Danamon – Herry Hykmanto, total pertumbuhan pembiayaan syariah Danamon pada Kuartal I 2019 adalah sebesar Rp 360 Miliar, atau pertumbuhannya meningkat 10% dibanding pembiayaan syariah Danamon pada  kuartal I 2018.

“Pertumbuhan itu khususnya dari enterprise banking terkait korporasi yang akadnya sebagian besar IMBT jumlahnya Rp 109 Miliar,” demikian jelas Herry Hykmanto.

 

 

 

 

 

More Stories
Bank Muamalat Berikan Bantuan Penampung Air Bersih di Raknamo Kupang