Kegiatan layanan perbankan syariah di salah satu Kantor Cabang BRI Syariah.

BRI Syariah Tegaskan Layanan Kepada Nasabah Tetap Optimal

PT Bank BRIsyariah Tbk telah menandatangani perjanjian penggabungan bersyarat sehubungan dengan rencana penggabungan atau merger PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri, baru-baru ini. Selama proses persiapan merger, BRI Syariah memastikan bahwa pelayanan kepada nasabah tetap optimal.

Direktur Utama BRI Syariah – Ngatari menegaskan, bahwa seluruh kegiatan operasional di seluruh kantor BRIsyariah tetap berjalan normal dan optimal.

“Nasabah tetap dapat bertransaksi normal dan semua proses akad tetap berlaku seperti yang sudah disepakati,” jelas Ngatari dalam siaran pers BRI Syariah tertanggal 15 Oktober 2020 di Jakarta

BRI Syariah memiliki 311 jaringan yang terdiri dari 71 Kantor Cabang, 230 Kantor Cabang Pembantu, dan 10 Kantor Kas di seluruh Indonesia.

“Selama proses persiapan merger dan integrasi, kami memastikan seluruh layanan kepada nasabah tetap normal dan optimal. Semua kegiatan operasional di kantor-kantor kami tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada perubahan,” ujar Ngatari.

Penggabungan memang baru akan efektif setelah memperoleh persetujuan-persetujuan dari otoritas-otoritas yang berwenang, dan dengan memperhatikan ketentuan anggaran dasar dari masing-masing pihak serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setelah penggabungan menjadi efektif, BRI Syariah akan menjadi entitas yang menerima penggabungan (surviving entity).

Dirut BRI Syariah – Ngatari juga memohon doa restu kepada seluruh nasabah dan pemangku kepentingan lainnya agar proses merger ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Bank hasil merger akan memiliki engine, economic scale, dan market reach yang lebih besar. Nasabah nantinya juga akan menikmati produk dan layanan yang lebih beragam untuk berbagai kebutuhan dan segmen nasabah. Mulai dari UMKM, retail dan komersial, wholesale syariah, hingga corporate dan investment,” demikian jelas Ngatari.

 

More Stories
Mandiri Syariah Tetap Bukukan Kinerja Positif di Masa Pandemi