Direktur Bisnis Komersil BRI Syariah - Kokok Alun Akbar (paling kiri) bersama para direksi bank syariah lain usai menandatangi nota kesepahaman dengan PP Muhammadiyah di Jakarta (16/12).

BRI Syariah Sinergi dengan Muhammadiyah, Bangun Ekosistem Ekonomi Syariah

BRI Syariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada hari ini, Senin (16/12) di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Bisnis Komersil BRI Syariah - Kokok Alun Akbar dan Ketua PP Muhammadiyah - Prof. Dr. H. Haedar Natsir.

BRI Syariah dan PP Muhammadiyah menandatangani nota kesepahaman untuk penggunaan jasa dan produk bank syariah serta upaya pengembangan ekosistem social finance syariah.

Direktur Bisnis Komersil BRI Syariah – Kokok Alun Akbar menyampaikan, Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki banyak amal usaha.

“Tujuan utama dari penandatanganan nota kesepahaman ini adalah pengembangan ekosistem ekonomi syariah di lingkungan Muhammadiyah serta amal usahanya, sembari tentunya kami meningkatkan potensi bisnis Bank,” jelas Alun, panggilan akrab Kokok Alun Akbar.

Untuk itu, lanjut Alun,  BRI Syariah sudah menyiapkan layanan jasa yang dapat diimplementasikan, diantaranya; layanan cash management sebagai solusi pengelolaan likuiditas, solusi pengumpulan iuran, dan solusi tagihan; layanan produk tabungan, giro, deposito yang dapat dipergunakan oleh Muhammadiyah untuk menglola dana organisasi dan Amal Usaha Muhammadiyah; pembiayaan untuk pengurus, anggota dan amal usaha Muhammadiyah; sistem payroll serta pembayaran pada Amal Usaha Muhammadiyah, baik yang bergerak di bidang pendidikan maupun kesehatan. Selain itu BRI Syariah siap memfasilitasi upaya implementasi pengembangan ekosistem social finance syariah berupa koneksi antara produk sosial seperti zakat infak sedekah dan wakaf.

Menurut Alun, khusus poin pengembangan ekosistem social finance syariah, BRI Syariah sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Lembaga Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah pada awal bulan Desember 2019 ini. “Insya Allah dengan penandatanganan nota kesepahaman ini ekosistem ekonomi syariah di Indonesia dapat terus meningkat,” kata Alun.

Alun lalu menjelaskan, BRI Syariah berharap dapat terus mendukung Muhammadiyah tidak hanya pada level organisasi, namun juga ke individu anggota. “Layanan mobile banking kami bisa diakses dengan mudah dari gawai nasabah. Jaringan kami juga tersebar luas di 55 Kantor Cabang, 211 Kantor Cabang Pembantu, 10 Kantor Kas, serta Kantor Layanan Syariah yang terdapat di 2209 kantor jaringan BRI. Ditambah dengan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah di Aceh, jaringan BRIsyariah akan semakin luas dan memudahkan anggota Muhammadiyah untuk mendapat layanan keuangan syariah,” demikian tutup Alun.

More Stories
Papua Siap Menerapkan Ekonomi Hijau