BRI Syariah kerjasama dengan ciputra

BRI Syariah Fasilitasi KPR Konsumen Ciputra Residence

PT Bank BRIsyariah Tbk (BRI Syariah) terus melakukan ekspansi kerjasama dengan pengembang hunian untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan di segmen konsumernya.

BRI Syariah membuka pintu  kerjasama dengan salah satu pengembang skala besar, Ciputra Residence yang terdiri dari empat perusahaan dengan 7 proyek. Perusahaan tersebut antara lain PT. Ciputra Residence, PT. Alamkarya Ciptaselaras, PT. Citra Ecopolis Raya dan PT. Citra Benua Persada.

Kerjasama BRI Syariah dengan Ciputra Residence ini dibuka dengan penandatanganan nota kesepahaman di kantor Ciputra Residence, Tangerang, Banten, kemarin,  Selasa (11/6).

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Bisnis Komersial BRI Syariah – Kokok Alun Akbar didampingi Direktur Bisnis BRI Syariah – Fidri Arnaldy dan Direktur dan Kuasa PT. Ciputra Residence – Mary Octo Sihombing.

Dengan kerjasama ini, nantinya BRI Syariah akan menyalurkan pembiayaan KPR bagi nasabah yang ingin memiliki hunian di bawah kelolaan Ciputra Residence berupa rumah, rukan, ruko, apartemen ataupun tanah. Di antaranya Citra Raya Cikupa Tangerang, Citra Maja Raya Lebak Banten, Citra Garden City Malang, serta Citra Sentul Raya Bogor.

Menurut oleh Direktur Bisnis Komersial BRI Syariah – Kokok Alun Akbar, penandatanganan nota kesepahaman ini semakin mempererat kerjasama BRI Syariah dengan Ciputra Group.

“Kesempatan bekerja sama dengan Ciputra Residence, yang sudah lama dikenal sebagai developer handal, serta semakin banyaknya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan rumah secara syariah, tentu merupakan hal yang positif bagi BRI Syariah. Penandatanganan nota kesepahaman dengan Ciputra Residence ini sebagai langkah kami selanjutnya untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan consumer,” papar Kokok Alun Akbar.

Menurut Kokok Alun Akbar, BRI Syariah menyediakan tiga skema akad yang bisa dipilih nasabahnya yang tertarik mendapat pembiayaan Griya Faedah BRIsyariah iB. Yaitu Murabahah, Ijarah Muntahiya Bittamlik (IMBT) dan Musyasrakah Mutanaqisah (MMQ).

Dalam hal ini, pengajuan KPR dengan akad Murabahah artinya nasabah mengajukan pembiayaan rumah ke bank. Kemudian bank membeli rumah ke developer sesuai dengan keinginan nasabah. Setelah rumah secara prinsip dimiliki bank, kemudian bank dan nasabah melakukan akad murabahah. Bank menjual rumah tersebut kepada nasabah, dan nasabah membayar dengan cara mencicil.

Sementara akad IMBT merupakan perjanjian sewa-menyewa antara bank dan nasabah yang disertai opsi pemindahan hak milik atas rumah tersebut kepada nasabah setelah selesai masa sewa. Sedangkan akad MMQ, nasabah dapat memiliki rumah melalui pembiayaan berbasis kemitraan bagi hasil antara nasabah dan bank yang pada akhir perjanjian seluruh aset rumah yang dibiayai menjadi milik nasabah. Pengalihan kepemilikan dilakukan dengan cara nasabah mengambil alih porsi modal dari bank secara angsuran berdasarkan suatu model pembayaran tertentu selama jangka waktu kontrak yang disepakati bersama. Ketiga akad tersebut bisa dipilih sesuai kenyamanan nasabah.

“Di tahun 2019 BRI Syariah akan semakin fokus menyalurkan pembiayaan konsumer, sesuai dengan visinya menjadi bank ritel modern terkemuka dengan ragam layanan finansial,” demikian tutup Koko Alun Akbar, Direktur Bisnis Komersial BRI Syariah.

More Stories
Mandiri Syariah Gelar Pelatihan Manajemen Mesjid, Dukung Qonun Syariah