Kepala BPJPH - Sukoso (ketiga dari kiri) dan Rektor IPB - Arif Satria (kanan) berpose usai kerjasama kedua lembaga.

BPJPH dan IPB Bersinergi Deteksi Produk Halal

Bertindak sebagai penandatangan kerjasama mewakili kedua lembaga adalah  Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) – Sukoso dan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) – Arif Satria.

Kerjasama dalam kerangka jaminan produk halal (JPH) dengan perguruan tinggi negeri dilakukan oleh BPJPH sebagai tindak lanjut amanah Peraturan Pemerintah (PP) nomor 31 tahun 2019 tentang Jaminan Produk Halal.

Kepala BPJPH – Sukoso menyambut baik inisiatif IPB untuk membantu jaminan produk halal. Menurut Sukoso, lingkup jaminan produk halal yang diemban BPJPH sangat luas. Selain registrasi dan sertifikasi, pembinaan dan pengawasan, juga kerjasama dan standarisasi. Dalam kerja-kerja demikian, keterlibatan stakeholders halal menjadi sangat penting. Termasuk di dalamnya perguruan tinggi.

“IPB telah lama berkontribusi memperkuat dan mendesain norma kebijakan produk halal Indonesia. Kami membuka diri bekerjasama dengan IPB karena kami tahu IPB memiliki sumber daya manusia berkualitas, tersebar di berbagai fakultas sehingga cukup untuk mendukung jaminan produk halal. Selain itu, IPB punya infrastruktur Laboratorium ISO 17025 sebagai pendukung proses sertifikasi halal,” demikian kata Sukoso.

Sementara itu Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) – Arif Satria juga menyambut positif kerjasama dengan BPJPH tersebut.

“IPB telah memiliki Pusat Kajian Halal yang perannya ditingkatkan menjadi Halal Center. Peran ini secara lebih luas untuk mengantar tri dharma Perguruan Tinggi IPB dalam mendukung World Class University dan kampus inovator terdepan di bidang halal,” ungkap Arif Satria dalam momen tersebut.

“Dalam pengembangan bidang halal, IPB  memperhatikan percepatan industri 4.0 sehingga deteksi produk halal dapat menggunakan teknologi. Kami memiliki kemampuan mengolah data berdasar IOT dalam sistem manajemen big data,” sambungnya.

Arif menyebutkan, Direktur LPPOM pertama adalah Prof. Dr. drh. Aisjah Girindra (alm.) berasal dari IPB. “Beliau adalah peletak pertama landasan operasional implementasi prosedur sertifikasi halal Indonesia,” lanjutnya.

Penandatanganan MoU mencakup kerjasama pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang penjaminan produk halal. Menurut Arif, sebagai perguruan tinggi yang berpengalaman dalam riset dan pengembangan produk-produk pertanian dan bidang lain, IPB siap berpartner dengan BPJPH.

More Stories
BSM kerjasama dengan Muhamadyah
Mandiri Syariah dan Diktilitbang Muhammadiyah Perpanjang Pendaftaran SBMPTU